Beranda » Keris » Keris Tilam Upih Pamor Tunggak Semi
click image to preview activate zoom

Keris Tilam Upih Pamor Tunggak Semi

Rp 5.000.000
KodePNJ367
Stok Tersedia (1)
Kategori Keris, Tilam Upih
Jenis : Keris Lurus
Dhapur : Tilam Upih
Pamor : Tunggak Semi
Tangguh : Tuban Majapahit
Warangka : Gayaman Yogyakarta, Kayu Timoho
Deder/Handle : Nunggak Semi, Kayu Timoho
Pendok : Bunton Bahan Kuningan
Mendak : Bejen, Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

Keris Tilam Upih Pamor Tunggak Semi

Dhapur Tilam Upih

Dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang cukup dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama tilam upih kerap dimaknai melalui gambaran tikar atau alas sederhana yang menjadi tempat beristirahat. Dalam penafsiran budaya Jawa, dhapur ini sering dikaitkan dengan harapan akan ketenteraman rumah tangga, kecukupan hidup, dan keharmonisan keluarga.

Makna tersebut mengingatkan kita bahwa kehidupan yang baik tidak selalu harus dibangun melalui kemewahan. Rumah yang tenteram, keluarga yang rukun, dan hati yang mampu menerima keadaan merupakan bagian penting dari kebahagiaan.

Pamor Tunggak Semi

Pamor Tunggak Semi memiliki penamaan yang berkaitan dengan gambaran tunggak atau pangkal batang pohon yang kembali menumbuhkan tunas. Kata semi berarti tumbuh atau bertunas, sehingga nama ini menghadirkan gambaran tentang kehidupan yang kembali berkembang setelah mengalami masa berhenti atau kehilangan.

Dalam tradisi pemaknaan pamor Jawa, Tunggak Semi kerap dikaitkan dengan harapan akan tumbuhnya kembali rezeki, berkembangnya usaha, serta kemampuan untuk bangkit setelah mengalami kesulitan. Sebagaimana tunggak yang kembali menumbuhkan tunas, sesuatu yang tampak telah berakhir ternyata masih memiliki kemungkinan untuk tumbuh dan memberikan kehidupan baru.

Secara filosofis, pamor ini dapat menjadi pengingat bahwa kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan. Selama seseorang masih mau belajar, berusaha, dan memperbaiki langkahnya, selalu ada kesempatan untuk membangun kembali apa yang pernah hilang.

Pemaknaan tersebut merupakan bagian dari tradisi simbolis perkerisan, bukan jaminan bahwa pemiliknya akan memperoleh rezeki atau keberuntungan tertentu.

Tangguh Tuban Majapahit

Penyebutan tangguh Tuban Majapahit menghubungkan keris ini dengan tradisi penangguhan yang diasosiasikan dengan Tuban dan lingkungan budaya pada masa Majapahit. Tuban dikenal sebagai salah satu wilayah pesisir penting dalam sejarah Jawa, termasuk dalam perkembangan perdagangan dan kebudayaan.

Dalam penangguhan keris, identifikasi tidak cukup ditentukan hanya berdasarkan satu ciri bilah. Bentuk, ricikan, karakter garap, material, serta perbandingan dengan keris-keris rujukan perlu dipertimbangkan secara menyeluruh. Oleh karena itu, penyebutan tangguh Tuban Majapahit dipahami sebagai identifikasi tradisional yang tetap memerlukan pengamatan terhadap bilah secara langsung.

Keris Tilam Upih berpamor Tunggak Semi dengan identifikasi tangguh Tuban Majapahit ini menghadirkan perpaduan antara makna ketenteraman dalam dhapur, harapan akan pertumbuhan dalam pamor, dan kekayaan sejarah perkerisan Jawa.

Pada akhirnya, kehidupan mengajarkan bahwa apa yang pernah berhenti belum tentu benar-benar berakhir. Dengan ketekunan, kesabaran, dan kemauan untuk memperbaiki diri, sesuatu yang tersisa pun dapat menjadi awal bagi pertumbuhan yang baru.

PNJ367

Keris Tilam Upih Pamor Tunggak Semi

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 138 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait