Biasanya kalau sudah lelah melalang buana diluar sana, baru datang kesini..

PALUGADA444 bagian dari lorong waktu yang berupaya menyambungkan warisan leluhur dengan tangan-tangan baru yang sedang mencari arah. Kami percaya: setiap keris punya cerita, dan setiap pencarian bukan hanya soal bentuk, tapi soal panggilan batin.

Ternyata, pecinta keris itu bukan hanya penjaga kunci sejarah, tetapi juga orang yang sabar dan bijaksana. Ia akan mempelajari setiap hal yang melekat pada pusaka, berusaha menangkap simbol dan maknanya, serta menikmati nilai seni dan keindahan yang tercipta.

Ini adalah panggilan untuk kita semua. Mari bersama-sama menggali lebih dalam, menghubungkan diri dengan warisan leluhur, dan membuka mata terhadap keindahan yang tak terbatas dari budaya Indonesia.

Mari kita lukis kembali cerita sejarah yang terlupa, mengingat makna di balik tiap peninggalan, serta menyalakan pelita yang menerangi lorong-lorong sejarah yang mulai tergelapkan.

Kita harus tetap bergandengan tangan: mempelajari masa lalu, mengukir jejak di masa kini, dan membawa warisan yang tak ternilai ini menuju masa depan.

   

Salam ndudut ati...

Palugada 444 Group - Salam ndudut ati

Galeri Palugada444

Keris Yudo Gati Madura Sepuh

F270

Rp 2.500.000
Tersedia / F270
Tombak Cekel Tuban Sepuh

F267

Rp 1.500.000
Tersedia / F267
Keris Brojol Pamor Brahma Watu

Keris Brojol Pamor Brahma Watu Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menonjolkan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan menapaki laku hidup dengan sikap mantap dan terbuka. Pamor Brahma Watu tampil dengan motif gumpalan atau lingkaran menyerupai batu yang tersusun berurutan dari pangkal… selengkapnya

Rp 4.000.000
Tersedia / F264
Keris Sempana Pamor Singkir Sepuh

Keris Sempana Pamor Singkir Sepuh Dhapur Sempana merupakan dhapur keris berluk yang sarat dengan makna isyarat dan titipan batin. Berasal dari kata sempona atau sempena, Sempana dimaknai sebagai sesuatu yang disebutkan atau dianugerahkan—sebuah berkat, tuah, atau sasmita yang kerap hadir melalui mimpi. Oleh sebab itu, dhapur ini sering dipandang sebagai pusaka panggilan, bukan pusaka yang… selengkapnya

Rp 4.500.000
Tersedia / F263
Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah

Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah Dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal dengan kesederhanaannya yang tenang. Bentuk bilahnya tidak mencari perhatian, namun justru memancarkan kesan mapan dan tertata. Dalam pemaknaan tradisi tosan aji, Tilam Upih kerap diartikan sebagai simbol alas hidup—tempat seseorang berpijak, beristirahat, dan menata keseimbangan antara lahir dan… selengkapnya

Rp 2.500.000
Tersedia / F262
Keris Brojol Tuban Singasari

Keris Brojol Tuban Singasari Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menekankan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen yang berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan menapaki laku hidup dengan sikap terbuka dan apa adanya. Dalam tradisi tosan aji, dhapur ini kerap dimaknai sebagai simbol awal mula, kelahiran, dan kesiapan… selengkapnya

Rp 5.111.000
Tersedia / F261
Keris Kelap Lintah Pamor Singkir

Keris Kelap Lintah Pamor Singkir Dhapur Kelap Lintah merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal dengan sosok bilahnya yang ramping, luwes, dan berkesan hidup. Nama kelap dan lintah sendiri mengandung makna kelincahan serta daya lekat—melambangkan kemampuan beradaptasi, ketahanan dalam menghadapi tekanan, dan kecerdikan dalam menyiasati keadaan. Dhapur ini kerap dimaknai sebagai pusaka yang bekerja… selengkapnya

Rp 2.000.000
Tersedia / F260
Keris Brojol Dwi Pamor Sepuh

Keris Brojol Dwi Pamor Sepuh Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menonjolkan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan seseorang untuk menapaki laku hidup dengan hati yang bersih. Keistimewaan keris ini terletak pada Dwi Pamor yang berpadu dalam satu bilah. Pamor Triman, dalam… selengkapnya

Rp 2.500.000
Tersedia / F259
Keris Jalak Ngore Tuban Winongan

Keris Jalak Ngore Tuban Winongan Pada abad ke-15, Tuban dikenal sebagai daerah yang gemerlap dan dinamis. Letaknya sebagai pelabuhan besar dan kota kesyahbandaran Kerajaan Majapahit menjadikan wilayah ini sebagai ruang pertemuan berbagai budaya, gagasan, dan karakter manusia. Sebagai masyarakat pesisir, watak yang tumbuh pun cenderung terbuka, lugas, blak-blakan, serta toleran—nilai-nilai yang tercermin kuat dalam hasil… selengkapnya

Rp 7.000.000
Tersedia / F257
Keris Kebo Dhungkul Dwi Pamor

Keris Kebo Dhungkul Dwi Pamor Dhapur Kebo Dhungkul merupakan salah satu bentuk bilah yang sarat simbol keteguhan dan ketahanan. Sosoknya sederhana, cenderung membulat dan merunduk, melambangkan watak rendah hati, kuat menanggung beban, serta kesabaran dalam menjalani laku kehidupan. Dalam tradisi tosan aji, dhapur ini kerap dimaknai sebagai pusaka penyangga hidup—diam, namun bekerja tanpa henti. Keistimewaan… selengkapnya

Rp 2.500.000
Tersedia / F256
Keris Brojol Pamor Jung Isi Dunyo Tuban

Keris Brojol Pamor Jung Isi Dunyo Tuban Keris dhapur Brojol dikenal sebagai simbol kesederhanaan yang tegas dan jujur. Tanpa luk, tanpa ornamen berlebihan, dhapur ini menampilkan watak kelugasan dan keteguhan niat—sebuah bentuk yang justru menekankan kedalaman makna, bukan sekadar rupa. Pamor Jung Isi Dunyo yang terhampar pada bilahnya merupakan perlambang kemakmuran, kelimpahan rezeki, dan keluasan… selengkapnya

Rp 4.000.000
Tersedia / F255
Tongkat Komando Isi Tombak Biring Jaler

Tongkat Komando Isi Tombak Biring Jaler Biring Jaler tersusun dari dua unsur kata yang sarat makna simbolik.Kata “biring” dalam khazanah Jawa merujuk pada garis, deret, atau alur yang lurus dan tegas—sering pula dipahami sebagai penunjuk arah, penegasan batas, atau tanda yang jelas tanpa keraguan. Dalam konteks senjata pusaka, biring melambangkan ketepatan, fokus, dan konsistensi laku:… selengkapnya

Rp 2.000.000
Tersedia / TAG253
Tombak Karacan Majapahit

Tombak Dhapur Karacan Dhapur Karacan pada tombak memuat falsafah keteguhan watak dan kecerdikan dalam bersikap. Kata karacan kerap dimaknai sebagai sesuatu yang ringan namun cekatan—tidak membebani, tidak berlebihan, tetapi selalu siap bergerak pada saat yang tepat. Karena itu, tombak Karacan melambangkan laku hidup yang sederhana dalam penampilan, namun tajam dalam pertimbangan dan sigap dalam tindakan…. selengkapnya

Rp 2.500.000
Tersedia / TAG252
Tombak Korowelang Mataram Senopaten

Dhapur Tombak Korowelang Dhapur Karawelang berakar kuat dalam kisah pewayangan, yakni sebagai pusaka milik Prabu Pandu Dewanata yang kemudian diwariskan kepada Puntadewa, sulung Pandhawa. Tombak ini lahir dari kisah agung “Semar Mbangun Kahyangan”, sebuah alegori spiritual tentang pembangunan jiwa kesatriya, bukan sekadar pembangunan alam dewa. Terciptanya Tombak Karawelang berasal dari jasad Arya Karawelang, salah satu… selengkapnya

Rp 1.500.000
Tersedia / TAG251
Keris Singa Barong Luk 13 Kinatah Emas

Dhapur Singo Barong Luk 13 Dhapur Singa Barong dikenal memiliki ragam luk yang beragam, mulai dari lurus, luk 3, luk 5, luk 7, hingga luk 13. Seluruhnya memiliki ciri khas yang sama pada bagian gandik, berupa ornamen Singa Jantan dalam posisi duduk bertumpu pada kedua kaki belakang, dengan kedua kaki depan lurus menyangga tubuh. Pada beberapa pusaka, ornamen ini… selengkapnya

Rp 100.000.000
Tersedia / P250
Keris Tilam Sari Majapahit

Dhapur Tilam Sari Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang cukup banyak dijumpai di Pulau Jawa. Secara bentuk, dhapur ini memang sangat menyerupai Tilam Upih, sehingga kerap menimbulkan kebingungan di kalangan pemerhati keris. Ricikan yang melekat pada dhapur Tilam Sari antara lain gandik polos berukuran normal, tikel alis, pejetan, sraweyan, serta thingil berbentuk… selengkapnya

Rp 4.000.000
Tersedia / TAG249
Keris Parungsari Mataram Senopaten

Dhapur ParungsariParungsari adalah dhapur keris berluk tiga belas dengan perawakan bilah sedang. Dhapur ini dilengkapi ricikan kembang kacang, lambe gajah dua, sogokan rangkap, pejetan, sraweyan, serta greneng yang tertata seimbang. Secara bentuk, Parungsari kerap disamakan dengan dhapur Sengkelat. Namun pembeda utamanya terletak pada keberadaan dua lambe gajah, yang menjadi penanda khas Parungsari dan memberi kesan… selengkapnya

Rp 4.500.000
Tersedia / TAG248
Keris Jalak Sangu Tumpeng

Jalak Sangu Tumpeng Sepuh Dalam catatan tradisi keraton, dhapur Jalak Sangu Tumpeng menempati kedudukan yang istimewa. Salah satu pusaka Keraton Yogyakarta yang paling dihormati adalah KKA Kopek, keris andalan raja yang berdhapur Jalak Sangu Tumpeng, dengan sor-soran berlapis emas menyerupai Panji Wilis sebagai penanda pusaka keraton. Keberadaannya tidak sekadar dimuliakan sebagai senjata pusaka, tetapi juga… selengkapnya

Rp 2.850.000
Tersedia / TAG247
Keris Patrem Brojol Madiun Sepuh

Dhapur Brojol Dhapur Brojol merepresentasikan filosofi kelahiran—sebuah momen sakral ketika manusia hadir ke dunia dalam keadaan suci, tanpa membawa apa pun selain kepasrahan. Seperti bayi yang baru lahir, manusia diingatkan akan asal-usulnya: hadir atas kehendak Gusti dan kelak kembali sepenuhnya dalam lindungan-Nya. Dalam pemaknaan ini, keris dhapur Brojol menjadi simbol laku sumarah—berserah diri dengan penuh kesadaran… selengkapnya

Rp 950.000
Tersedia / TAG246
Keris Tilam Upih Pamor Junjung Derajat

Dhapur Tilam Upih TILAM UPIH, dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan… selengkapnya

Rp 3.000.000
Tersedia / AQ245
Keris Tilam Upih Tangguh Madiun

Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih bermakna tikar dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman dalam rumah tangga. Karena itu, dhapur Tilam Upih menjadi salah satu pusaka keluarga yang paling sering diwariskan turun-temurun. Para sesepuh memberikan dhapur ini kepada anak-cucu yang menikah sebagai doa agar rumah tangga mereka senantiasa tenteram, mulia, dan berkecukupan…. selengkapnya

Rp 2.500.000
Tersedia / F244
Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh

Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh Sebilah keris lurus berdhapur Brojol ini menghadirkan kesederhanaan bentuk yang menyimpan kedalaman makna. Keistimewaannya terletak pada pamor Udan Mas, pamor klasik yang sejak lama dipandang sebagai salah satu simbol kemakmuran paling luhur dalam tradisi perkerisan Nusantara. Pamor Udan Mas kerap disalahpahami sebagai pamor yang menjanjikan kekayaan secara instan. Padahal,… selengkapnya

Rp 15.000.000
Tersedia / P243
Keris Sinom Gonjo Wilut Mataram Senopaten

Dhapur Sinom Sinom adalah salah satu dhapur keris lurus dengan ricikan antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng. Sinom, dalam arti harfiah, merujuk pada daun pohon asem yang masih muda atau pada rambut halus di dahi—bathuk dalam bahasa Jawa—yang lembut dan tipis. Dari sifat alamiahnya, sinom melambangkan kelembutan,… selengkapnya

Rp 3.500.000
Tersedia / P242
Keris Brojol Pamor Lawe Saukel

Keris Brojol Pamor Lawe Saukel Pusaka ini merupakan keris lurus berdhapur Brojol, berpamor Lawe Saukel, bertangguh Tuban era Mataram—sebuah fase peralihan penting yang mempertemukan kekuatan garap pesisir dengan keluwesan rasa Mataraman. Dari sisi material, bilah memperlihatkan besi yang padat dan berisi, menandakan proses tempaan yang matang serta penuh ketelitian. Warna pamor tampak terang dan hidup,… selengkapnya

Rp 15.000.000
Tersedia / P241
Keris Brojol Pamor Kinasihan

Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya

Rp 2.500.000
Tersedia / F239
Keris Pandawa Cinarita Pamor Adeg Rambut

Pandhawa Cinarita Dhapur Luk Lima | Pamor Adeg Rambut | Tangguh Mataram Amangkurat Pandhawa Cinarita adalah salah satu dhapur keris luk lima yang memiliki tempat istimewa dalam khazanah perkerisan Jawa. Bilahnya dijumpai dalam dua perawakan, nglimpa maupun nggigir sapi, dilengkapi ricikan kembang kacang, lambe gajah, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng, serta memakai ada-ada. Dahulu dhapur… selengkapnya

Rp 4.500.000
Tersedia / P238
Keris Brojol Pamor Melati Sinebar

Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya

Rp 5.000.000
Tersedia / F237
Keris Panimbal Luk 9 Sepuh

Dhapur Panimbal Dhapur Panimbal merupakan salah satu bentuk keris luk sembilan yang memiliki ciri khas fisik yang mudah dikenali. Bilahnya berukuran sedang dengan pemukaan memakai ada-ada, sehingga tampilannya tampak nggigir lembu. Ricikan yang menyertai di antaranya kembang kacang, lambe gajah, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, serta greneng. Dhapur ini termasuk populer dan banyak dijumpai, terutama pada… selengkapnya

Rp 3.000.000
Tersedia / P236
Keris Sinom Mataram Amangkurat

Dhapur Sinom Sinom adalah salah satu dhapur keris lurus dengan ricikan antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng. Sinom, dalam arti harfiah, merujuk pada daun pohon asem yang masih muda atau pada rambut halus di dahi—bathuk dalam bahasa Jawa—yang lembut dan tipis. Dari sifat alamiahnya, sinom melambangkan kelembutan,… selengkapnya

Rp 3.000.000
Tersedia / F235
Keris Tilam Upih Tuban

Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih merujuk pada tikar sederhana dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman, kehangatan, dan kemapanan rumah tangga. Itulah sebabnya dhapur Tilam Upih sering dijadikan pusaka keluarga yang diwariskan turun-temurun, terutama kepada anak-cucu yang memasuki kehidupan berumah tangga. Para sesepuh menjadikannya sebagai doa yang berwujud pusaka: harapan agar keluarga… selengkapnya

Rp 2.000.000
Tersedia / HEM234

Semua Produk ❯

Palugada 444 Group - Salam ndudut ati

Palugada 444 Group - Salam ndudut ati