● online
Keris Brojol Pamor Tambal Sepuh
Rp 6.000.000| Kode | PNJ365 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Brojol, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Tambal |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta, Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Nunggak Semi, Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Tembaga |
Keris Brojol Pamor Tambal Sepuh
Dhapur Brojol
Dhapur Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus dengan bentuk yang relatif sederhana. Karakternya yang tidak banyak menampilkan ragam ricikan menjadikan dhapur ini menarik untuk diamati dari sisi keselarasan bentuk dan garap bilahnya.
Dalam tradisi perkerisan Jawa, Brojol kerap dikaitkan dengan makna kelahiran, kelancaran, dan harapan agar seseorang dapat melewati berbagai tahapan kehidupan dengan baik. Kesederhanaan bentuknya dapat menjadi pengingat bahwa sesuatu yang tampak sederhana tetap memiliki nilai dan makna apabila dipahami dengan saksama.
Pamor Tambal
Pamor Tambal memiliki penamaan yang berkaitan dengan kata tambal, yakni menutup atau memperbaiki bagian yang berlubang maupun rusak. Dalam penafsiran visual, nama ini menggambarkan susunan motif pamor yang tampak seperti bagian-bagian yang ditambalkan pada permukaan bilah.
Dalam tradisi budaya Jawa, pamor Tambal sering dihubungkan dengan harapan untuk memperbaiki keadaan, menutup kekurangan, dan memulihkan sesuatu yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Secara filosofis, makna tersebut dapat direnungkan sebagai ajakan untuk berani membenahi diri, memperbaiki kesalahan, dan menyempurnakan hal-hal yang masih kurang dalam kehidupan.
Sebab, perjalanan hidup tidak selalu berjalan mulus. Ada kekurangan yang perlu dilengkapi, ada kesalahan yang harus diperbaiki, dan ada pengalaman yang mengajarkan kita untuk menjadi lebih bijaksana.
Pemaknaan ini merupakan tafsir simbolis dalam tradisi perkerisan, bukan jaminan bahwa keris akan mendatangkan perubahan atau keberuntungan tertentu bagi pemiliknya.
Tangguh Pajajaran
Tangguh Pajajaran merupakan penyebutan tradisional yang menghubungkan karakter bilah dengan tradisi perkerisan yang diasosiasikan dengan lingkungan sejarah Sunda dan Kerajaan Sunda Pajajaran.
Dalam penangguhan keris, identifikasi tidak cukup ditentukan hanya dari bentuk dhapur atau kesan tua pada bilah. Pengamatan perlu mencakup bentuk keseluruhan, ricikan, karakter garap, material, serta perbandingan dengan keris-keris rujukan yang relevan. Karena itu, penyebutan tangguh Pajajaran sebaiknya dipahami sebagai identifikasi tradisional yang memerlukan penilaian menyeluruh.
Keris Brojol berpamor Tambal dengan identifikasi tangguh Pajajaran ini menghadirkan perpaduan antara kesederhanaan bentuk, motif pamor yang memiliki penamaan khas, dan kekayaan tradisi penangguhan keris Nusantara.
Bagi pecinta tosan aji, keris bukan hanya benda koleksi, tetapi juga sarana untuk mempelajari keterampilan tempa, estetika, sejarah, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan lintas generasi.
Pada akhirnya, memperbaiki diri merupakan bagian penting dari perjalanan hidup. Sebab, manusia tidak dituntut untuk selalu sempurna, tetapi perlu memiliki keberanian untuk membenahi kekurangan dan menjadi lebih baik dari hari ke hari.
PNJ365
Keris Brojol Pamor Tambal Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 150 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
DHAPUR JALAK NYUCUP MADU Dhapur Jalak Nyucup Madu menggambarkan seekor burung jalak yang sedang mengisap madu. Gambaran tersebut dapat dimaknai sebagai perlambang manusia yang tekun mencari sesuatu yang baik dan bermanfaat dalam kehidupannya. Madu menjadi simbol sesuatu yang manis dan bernilai, sementara proses mencarinya mengingatkan bahwa hasil yang baik membutuhkan ketekunan dan kesungguhan. PAMOR WENGKON… selengkapnya
Rp 4.500.000Dhapur Singa Sinebaning Dilah merupakan salah satu dhapur keris yang tergolong sangat langka, terutama pada kategori keris sepuh. Daya tarik utamanya terletak pada sosok singa yang dipahat anggun pada bagian gandik, dengan garap relief yang sangat rinci. Ketelitian pahatan tersebut memperlihatkan kematangan rasa sekaligus kepiawaian teknik seorang empu. Ricikan pada bilah juga masih tampak utuh… selengkapnya
Rp 150.000.000Keris Pulanggeni Keleng Tangguh Majapahit Keris Pulanggeni dengan pamor keleng ini menghadirkan pesona klasik yang sederhana namun berwibawa. Bilah tanpa pamor yang menonjol menampilkan keindahan besi tempa secara alami, memperlihatkan kualitas garap yang matang sekaligus memberikan karakter teduh dan elegan. Ditinjau dari garap, bentuk bilah, serta karakter tempa, keris ini bertangguh Majapahit, salah satu periode… selengkapnya
Rp 5.500.000Dhapur Singo Barong Luk 13 Dhapur Singa Barong dikenal memiliki ragam luk yang beragam, mulai dari lurus, luk 3, luk 5, luk 7, hingga luk 13. Seluruhnya memiliki ciri khas yang sama pada bagian gandik, berupa ornamen Singa Jantan dalam posisi duduk bertumpu pada kedua kaki belakang, dengan kedua kaki depan lurus menyangga tubuh. Pada beberapa pusaka, ornamen ini… selengkapnya
Rp 100.000.000Dhapur Sengkelat (Luk 13) Dhapur Sengkelat merupakan salah satu bentuk keris yang paling terkenal di Nusantara. Namanya sering muncul dalam berbagai babad, cerita rakyat, dan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun. Sengkelat sering dikaitkan dengan Kiai Sengkelat, pusaka Majapahit yang konon hilang setelah dibawa Adipati Blambangan. Dalam berbagai kisah, Sengkelat menjadi simbol keberanian dan suara rakyat… selengkapnya
Rp 40.000.000Nagasasra Dhapur Keris Legendaris Dari sekian banyak dhapur yang dikenal dalam dunia perkerisan, Nagasasra menempati posisi istimewa. Namanya melegenda—dikenal bukan hanya di kalangan pecinta tosan aji, tetapi juga oleh masyarakat luas yang mungkin tidak begitu akrab dengan dunia pusaka. Setiap kali nama-nama besar keris disebut, Nagasasra hampir selalu menjadi bagian dari pembicaraan. Salah satu penyebab… selengkapnya
Rp 110.000.000Dhapur Jalak Ngore Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang… selengkapnya
Rp 100.000.000Keris Tilam Upih Pamor Tambal Tangguh Pajajaran Keris ini berdhapur Tilam Upih, salah satu dhapur lurus yang dikenal sederhana namun sarat makna. Bentuk bilahnya yang tegas dan proporsional menjadikan dhapur ini banyak digemari oleh para pecinta tosan aji. Secara filosofis, Tilam Upih dimaknai sebagai lambang ketenteraman, kesederhanaan, dan kehidupan yang kokoh berlandaskan nilai-nilai kebaikan. Sebagaimana… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Brojol Tuban Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menekankan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen yang berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan menapaki laku hidup dengan sikap terbuka dan apa adanya. Dalam tradisi tosan aji, dhapur ini kerap dimaknai sebagai simbol awal mula, kelahiran, dan kesiapan menghadapi… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Sepokal Luk 7 Mataram Amangkurat Siapa yang tak kenal pohon pisang? Tanaman sederhana yang tumbuh di mana-mana, namun penuh makna kehidupan. Dari akar hingga daun, dari batang hingga buahnya — semua memberi manfaat, tak ada yang sia-sia darinya. Dari pohon inilah para empu leluhur kita mengambil ilham, lalu menurunkannya dalam wujud pusaka yang disebut… selengkapnya
Rp 4.000.000














Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.