Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Ferdi
● online
Ferdi
● online
Halo, perkenalkan saya Ferdi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Beranda » Kebo Lajer » Keris Kebo Lajer Tangguh Madiun Utuh Sepuh
click image to preview activate zoom

Keris Kebo Lajer Tangguh Madiun Utuh Sepuh

Rp 3.000.000
KodeF348
Stok Tersedia (1)
Kategori Kebo Lajer, Keris
Jenis : Keris Leres
Dhapur Kebo Lajer
Pamor Ngulit Semangka
Tangguh Madiun
Warangka : Ladrang Suakarta, Kayu Timoho
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Timoho
Pendok : Bleweh, Bahan Kuningan
Mendak : Rujakwuni, Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

Keris Kebo Lajer Tangguh Madiun Utuh Sepuh

DHAPUR KEBO LAJER

Kebo Lajer adalah keris lurus atau leres, dengan ciri utama gandik yang panjang dan pejetan.

Kebo berarti kerbau, sedangkan lajer dapat dimaknai sebagai sesuatu yang lurus, tegak, atau memanjang. Dari sini, Kebo Lajer dapat dibaca sebagai simbol kekuatan, keteguhan, dan ketekunan.

Kerbau adalah gambaran kekuatan yang tidak banyak bicara, tetapi terus bekerja. Bilah yang lurus mengingatkan manusia untuk tetap teguh pada jalan yang diyakini.

Kuat dalam menjalankan tanggung jawab, tekun dalam bekerja, dan lurus dalam menjalani kehidupan.

Pemaknaan ini merupakan tafsir simbolik terhadap nama dhapur, bukan filosofi baku yang mengikat.


PAMOR KULIT SEMANGKA

Pamor Kulit Semangka memiliki motif berupa alur-alur yang tidak teratur, menyerupai corak kulit semangka.

Pada keris ini, teknik tempa pamornya adalah mlumah, dengan kemunculan motif secara tiban.

Secara sederhana, motifnya yang berkelok dapat dimaknai sebagai gambaran kehidupan yang tidak selalu lurus. Ada belokan, perubahan, dan keadaan yang harus dihadapi.

Dari sana lahir sebuah pengingat:

Hidup perlu luwes, tetapi bukan berarti kehilangan prinsip.

Mampu menyesuaikan diri, mampu menempatkan diri, dan tetap menjadi diri sendiri. Sebab keluwesan bukan tentang mengikuti semua keadaan, melainkan tahu kapan harus menyesuaikan dan kapan harus tetap teguh.

Pemaknaan tersebut merupakan simbolisme budaya dan doa atau harapan pemilik, bukan sifat objektif yang melekat secara ilmiah pada pamor.


TANGGUH MADIUN

Tangguh Madiun dapat dikenali melalui keseluruhan karakter bilah, mulai dari pasikutan, garap, bahan, hingga pamornya.

Dalam tradisi perkerisan, keris Madiun sering digambarkan memiliki pasikutan yang kemba, besi yang terlihat seperti basah meskipun sebenarnya kering, pamor yang cenderung lumer dan pandes, serta bilah yang relatif tebal.

Namun, tangguh tidak cukup ditentukan oleh satu ciri saja. Keris adalah hasil dari zaman, tangan, bahan, dan lingkungan tempat ia lahir.

Madiun sendiri memiliki perjalanan panjang dalam sejarah Jawa dan tradisi tosan aji. Perubahan zaman, perdagangan, ketersediaan bahan, serta perkembangan teknologi tempa turut membentuk karakter keris yang dihasilkan.

Karena itu, keris Madiun tidak harus selalu sederhana atau wagu. Ada pula keris Madiun dengan garap dan bentuk yang sangat baik.

Pada akhirnya, tangguh bukan sekadar nama, tetapi cara membaca jejak zaman yang tertinggal pada sebuah bilah.

Kebo Lajer mengajarkan keteguhan.
Kulit Semangka mengajarkan keluwesan.
Madiun mengingatkan bahwa setiap pusaka memiliki jejak zamannya.

Dan mungkin, dari sebuah keris kita belajar satu hal sederhana:

hidup perlu kuat, tetapi tidak kaku; perlu luwes, tetapi tidak kehilangan arah.

F348

Keris Kebo Lajer Tangguh Madiun Utuh Sepuh

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 9 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait