● online
Keris Mesem Pamor Wengkon Isen
Rp 4.500.000| Kode | PRA212 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Keris, Mesem |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Mesem |
| Pamor | : Wengkon Isen |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Ladrang Capu, Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Mendak | : Parijata Bahan Kuningan |
Keris Mesem Pamor Wengkon Isen
Keris Mesem Pamor Wengkon Isen
Dhapur Mesem sering kali dianggap serupa dengan Sempaner dan Tumenggung karena ketiganya memiliki bentuk lurus, sama-sama memakai sekar kacang, dan tidak menggunakan sogokan. Namun, bila dicermati lebih dalam, terdapat perbedaan halus di antara mereka. Dhapur Sempaner memiliki sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, tikel alis, pejetan, dan ripandan. Sedangkan Tumenggung memiliki ricikan hampir sama, namun ditambah sraweyan, rondha, dan greneng. Adapun dhapur Mesem serupa dengan Tumenggung, tetapi memiliki dua lambe gajah — inilah pembeda utamanya yang tampak jelas pada bilah pusaka. Perbedaan tipis ini sering menimbulkan kekeliruan dalam penyebutan dhapur, yang sebenarnya wajar mengingat rujukan tentang dhapur sering berbeda antara satu sumber dan lainnya.
Hal ini juga dapat dilihat dari contoh dhapur Panimbal dalam Serat Centhini yang berbeda penjelasan dengan buku Keris Jawa: Antara Mistik dan Nalar karya Haryono Haryoguritno. Perbedaan-perbedaan semacam ini menegaskan bahwa dunia perkerisan sangat kaya dengan tafsir dan tradisi. Maka, yang penting bukan memperdebatkan siapa yang benar, melainkan memahami bahwa setiap versi memiliki akar dan makna tersendiri. Sebab yang keliru bukanlah perbedaan pandangan, melainkan sikap yang hanya tahu “katanya” tanpa memahami “maknanya.”
Kata Mesem dalam bahasa Jawa berarti senyum. Maka dhapur Mesem dapat dimaknai sebagai keris yang membawa senyum — lambang kelembutan, ketentraman, dan kasih sayang. Senyum bukan sekadar gerak bibir, melainkan pantulan jiwa yang tentrem. Dari makna itu, tersirat doa agar pemiliknya diberi kerezekian, pengasihan, dan kewibawaan yang lembut. Ia diharapkan menjadi pribadi yang disenangi, dihormati tanpa paksaan, serta mampu menciptakan suasana yang rukun dan damai.
Secara filosofis, dhapur Mesem mencerminkan karakter ksatria sejati sebagaimana digambarkan dalam Serat Wulangreh dan Serat Tripama — sosok yang berani namun penuh kasih, berwibawa tanpa menakutkan, tegas namun meneduhkan. Pemimpin sejati bagi orang Jawa adalah yang mampu ngayomi lan maringi katentreman, menghadirkan kesejukan bagi sekitarnya sebagaimana senyum yang tulus.
Dalam tataran spiritual, dhapur Mesem menjadi simbol penyelaras hati dan pikiran. Ia menuntun pemiliknya agar tetap mampu tersenyum dalam menghadapi kesulitan hidup. Senyum dalam filosofi Jawa bukan tanda tanpa beban, melainkan tanda keteguhan batin, ketulusan rasa nrima, dan kesadaran eling marang Gusti. Inilah nilai luhur yang menjadikan sebuah pusaka bukan sekadar karya seni logam, tetapi wejangan kehidupan yang diwariskan lintas zaman.
Pamor Wengkon Isen
Pamor Wengkon Isen, wengkon adalah pamor yang bentuknya menyerupai garis yang membingkai sepanjang sisi pinggir bilah. Pola pamor ini melambangkan perisai, perlindungan, atau penangkal terhadap suatu malapetaka, penyakit, nasib buruk dan kejadian-kejadian yang tak terduga. Sedangkan isen dalam bahasa Jawa artinya adalah isian. Maksud pamor wengkon isen adalah bentuk pamor wengkon yang mempunyai isian pamor lain di dalamnya. Tuahnya kira-kira hampir sama.
PRA212
Keris Mesem Pamor Wengkon Isen
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.960 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Carita Genengan Pajajaran Carito berarti sesuatu yang sedang berjalan atau suatu peristiwa, atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan manusia sehari hari. Manusia dalam hidupnya memainkan alur cerita (carito) dan lakonnya sendiri-sendiri. Hidup yang kita jalani sekarang adalah hasil dari pemilihan seseorang tentang keputusan dan peran kehidupan yang akan dijalaninya. Genengan / Gunungan adalah salah… selengkapnya
Rp 3.000.000DHAPUR KEBO LAJER Kebo Lajer merupakan nama dhapur dalam tradisi perkerisan Jawa. Secara filosofi, nama kebo yang melambangkan kerbau dapat dikaitkan dengan kekuatan, keteguhan, dan kesabaran dalam menjalani kehidupan. Piwulangnya mengingatkan manusia agar memiliki daya tahan dan tetap teguh dalam menjalankan tanggung jawab. PAMOR KULIT SEMANGKA Kulit Semangka mengambil nama dari pola yang mengingatkan pada… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Naga Sapta Kinatah Emas Naga adalah salah satu makhluk mitologis yang jejaknya hadir hampir di seluruh belahan dunia. Setiap peradaban memiliki tafsir dan rupa tersendiri tentang naga, termasuk masyarakat Jawa yang mengenalnya sebagai makhluk agung, penjaga kesucian, sekaligus simbol kekuatan yang berasal dari alam adikodrati. Dalam tradisi Jawa, kisah-kisah tentang naga bukan sekadar dongeng,… selengkapnya
Rp 150.000.000Dhapur Carita Keprabon Kehidupan manusia seperti lakon dramatis yang terpampang di atas panggung dunia, bermain dalam skenario yang telah tertulis oleh Sang Pencipta. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, manusia tampil sebagai pemeran utama, menari di atas lingkaran waktu yang terus berputar. Carita, dalam konteks ini, melambangkan peristiwa atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan sehari-hari…. selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Kebo Lajer Pamor Slewah Tuban Pajajaran Keris ini memiliki dhapur Kebo Lajer, salah satu dhapur keris lurus dengan bentuk yang tegas dan sederhana. Ciri khasnya terdapat pada gandhik yang memanjang dan lugas, memberikan kesan kokoh dan berwibawa. Nama Kebo Lajer mengambil simbol dari kerbau yang dalam budaya Jawa dikenal sebagai perlambang kekuatan, ketekunan, kesabaran,… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Kebo Kantong Luk 5 Madiun Sepuh Keris dhapur Kebo Kantong mengandung filosofi tentang kekuatan batin, kesabaran, dan kemampuan menampung. Nama “Kebo” mengingatkan pada kerbau yang teguh dan sabar, melambangkan keteguhan hati seseorang dalam menghadapi tantangan hidup. Sementara “Kantong” menjadi simbol kapasitas untuk menerima dan menyimpan berkah, ilmu, atau pengalaman hidup, yang kelak dapat dibagikan… selengkapnya
Rp 10.000.000Dhapur Sura Luk 9 Keris di belahan Nusantara ini secara umum memang memiliki dasar aspek yang sama. Namun pada beberapa daerah tertentu memiliki gaya atau style yang khas dan berbeda-beda. Salah satunya adalah keris dengan tangguh Bugis ini. Secara bentuk dasar ia tetap memenuhi aspek keris yang sama, namun secara khusus ia memiliki karakteristik yang… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Pamor Singkir Tangguh Blambangan Keris ini berdhapur Sempana Luk 11, salah satu dhapur klasik yang dikenal dengan bentuknya yang sederhana, proporsional, dan elegan. Dhapur Sempana telah lama menjadi favorit dalam dunia perkerisan, bahkan digunakan pada sejumlah pusaka penting. Nama Sempana dimaknai sebagai harapan atau cita-cita, melambangkan perjalanan hidup yang ditempuh dengan keteguhan, pembelajaran, dan… selengkapnya
Rp 5.000.000
























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.