● online
Keris Panji Nom Kinatah Emas Makoro
Rp 40.000.000| Kode | P058 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris, Panji Nom |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Panji Nom (Makoro) |
| Pamor | : Wos Wutah |
| Tangguh | : HB V (Hamengkubuwana ke-5) |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta, Bahan Kayu Timoho |
Keris Panji Nom Kinatah Emas Makoro
Dhapur Panji Anom
Dhapur Keris Panji Anom atau Panji Nom dikenal dengan salah satu keris yang memiliki bentuk lurus ini merupakan salah satu pusaka yang masih dicari oleh kebanyakan orang terutama untuk para pecinta keris. Bentuk dari keris pusaka panji anom ini seperti membungkuk dan mempunyai ukuran panjang yang sedang, permukaan bilahnya nggigir sapi. Keris berdapur Panji Anom bergandik polos, memakai ada-ada, gusen, tikel alis dan sogokan rangkap. Selain itu juga memakai sraweyan dan greneng. Keris pusaka panji nom ini dipercaya oleh orang zaman dulu sampai sekarang sebagai keris yang memudahkan untuk mencari rezeki.
FILOSOFI, Panji adalah sebuah lambang atau simbol kebesaran, yang dimaknai sebagai simbol perjuangan dalam memperjuangkan harapan. Anom artinya muda, yang dimaknai sebagai kesatria muda yang berjuang untuk memperjuangkan sebuah kehormatan, derajat dan martabat bangsa. Panji Anom merupakan sebuah harapan dan doa dari sang Empu yang dititipkan di sebilah keris ini, doa dan harapan akan lahirnya para pemuda yang berjiwa kesatria dan menjadi panji-panji pataka yang memperjuangkan kebenaran.
Panji Anom adalah sebuah pusaka yang dijadikan sebagai pusaka perjuangan dan perjalanan hidup. Panji Anom sangat baik untuk menemani hidup manusia. Melalui makna yang tersirat di dalamnya, bahwa hidup adalah perjuangan dan perjalanan panjang. Jadikan hidup ini bermanfaat dengan jiwa-jiwa kesatria yang selalu ditanamkan disetiap langkah hidup kita. Bagi para pecinta esoteri keris, dhapur panji anom dipercaya tuahnya baik untuk piyandel dalam menghadapi kehidupan yang sulit.
Pamor Wos Wutah
FILOSOFI, “Rezeki iku ora isu ditiru, senajan podo lakumu, iso bedo ning akehe bondho, iso ugo bedo ono ning roso lan ayeme ati, yo iku sing jenenge bahagia”. Rezeki itu tidak bisa ditiru, walaupun sama kerjamu, hasil diterima pastilah berbeda, bisa beda dalam banyaknya benda, bisa juga beda di rasa berupa ketenangan hati, ya itu namanya bahagia. Karenanya percayalah bahwa rezeki itu sudah dicukupkan oleh Sang Pencipta tidak bakal tertukar maupun tidak bakal kurang adanya untuk mencukupi kebutuhan manusia dari lahir hingga datangnya mati.
Tangguh Mataram HB (Hamengkubuwono)
Ciri khas keris di keraton yogyakarta semuanya hampir sama mulai dari hamengkubuwono 1 – hingga sekarang. Tangguh Ngayogyakarta ini agak mirip dengan tangguh Majapahit, pasikutannya wingit dan prigel. Besinya lumer (halus rabaannya) dan berkesan ‘kering’, warnanya agak kebiruan. Menancapnya pamor pada bilah pandes lan ngawat (kokoh dan serupa kawat), sebagian pamor itu mrambut. Panjang bilahnya berukuran sedang, makin ke atas makin ramping hingga berkesan meruncing. Gandiknya miring dan agak pendek.
Memandang keris ini, sangat nampak aura ke-prasajanannya. Mrabu, sederhana, tidak gemerlap, akan tetapi berwibawa dan memancarkan sifat raja. Keris dhapur panji anom banyak diburu oleh para kolektor keris, apalagi dengan tangguh HB I dan pamor full dari pangkal sampai ujung bilahnya. Sangat layak untuk di koleksi dan masuk almari keris Anda.
P058
Keris Panji Nom Kinatah Emas Makoro
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.358 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Naga Penganten Kinatah Emas Naga Penganten secara harfiah berarti sepasang pengantin naga. Naga kembar pada sor-soran ibarat pasangan mempelai pria dan wanita. Di Indonesia, salah satu daerah yang punya prosesi pernikahan panjang adalah Jawa. Pengantin dalam pandangan orang Jawa adalah Raja dan Ratu sehari. Kelengkapann busana raja pada motif naga pengantin dapat diintrepetasikan bahwa… selengkapnya
Rp 50.000.000Dhapur Kidang Soka Keris berdhapur Kidang Soka mengandung filosofi yang kaya, diambil dari karakter kidang (rusa) yang menjadi simbol utama dhapur ini. Kidang dikenal sebagai hewan yang lincah, tangkas, dan penuh kehati-hatian; sifat-sifat ini menjadi cerminan watak yang diharapkan bagi pemilik keris. Secara spiritual, keris Kidang Soka mengajarkan keanggunan dalam bertindak, ketepatan dalam mengambil keputusan,… selengkapnya
Rp 2.300.000Keris Pusaka Sengkelat: Simbol Kesatria dan Peralihan Zaman Kepopuleran keris Sengkelat tidak dapat dilepaskan dari latar sejarah politik masa lalu, terutama ketika kejayaan Majapahit mulai meredup. Dalam berbagai babad, terdapat dua versi mengenai asal-usulnya. Versi pertama menyebut bahwa keris ini dipesan oleh Sunan Ampel kepada Mpu Supo, sementara versi lainnya mengatakan bahwa pemesannya adalah Sunan… selengkapnya
Rp 70.000.000Keris Putut Tangguh Tuban Sepuh Putut adalah salah satu dhapur keris lurus. Panjang bilahnya beragam, ada yang normal ada yang pendek. Selain itu, permukaan bilah keris dhapur Putut juga lebar dan rata. Gandik-nya diukir dengan bentuk orang duduk, atau seperti monyet duduk, tanpa ricikan lainnya. Seandainya ada ricikan hanyalah ri pandan atau thingil. Kata ‘Putut’… selengkapnya
Rp 2.000.000Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih bermakna tikar dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman dalam rumah tangga. Karena itu, dhapur Tilam Upih menjadi salah satu pusaka keluarga yang paling sering diwariskan turun-temurun. Para sesepuh memberikan dhapur ini kepada anak-cucu yang menikah sebagai doa agar rumah tangga mereka senantiasa tenteram, mulia, dan berkecukupan…. selengkapnya
Rp 3.800.000Keris Kidang Soka Luk 11 Pamor Banyu Mili Dalam buku Keris Jawa: Antara Mistik dan Nalar karya Haryono Haryoguritno disebutkan bahwa Kidang Soka merupakan salah satu dhapur keris yang kaya ricikan. Pada umumnya, dhapur ini dilengkapi dengan sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan greneng, serta memiliki variasi luk seperti luk… selengkapnya
Rp 4.500.000Dhapur Tilam Sari Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka, disaat prihatin dan… selengkapnya
Rp 26.000.000Keris Sengkelat Luk 13 Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan… selengkapnya
Rp 7.000.000Keris Kebo Dhungkul Dwi Pamor Dhapur Kebo Dhungkul merupakan salah satu bentuk bilah yang sarat simbol keteguhan dan ketahanan. Sosoknya sederhana, cenderung membulat dan merunduk, melambangkan watak rendah hati, kuat menanggung beban, serta kesabaran dalam menjalani laku kehidupan. Dalam tradisi tosan aji, dhapur ini kerap dimaknai sebagai pusaka penyangga hidup—diam, namun bekerja tanpa henti. Keistimewaan… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Carita Genengan Pajajaran Carito berarti sesuatu yang sedang berjalan atau suatu peristiwa, atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan manusia sehari hari. Manusia dalam hidupnya memainkan alur cerita (carito) dan lakonnya sendiri-sendiri. Hidup yang kita jalani sekarang adalah hasil dari pemilihan seseorang tentang keputusan dan peran kehidupan yang akan dijalaninya. Genengan / Gunungan adalah salah… selengkapnya
Rp 3.000.000










Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.