● online
- Keris Singa Barong Luk 13 Kinatah Emas
- Keris Tilam Upih Pamor Tambal Pajajaran
- Keris Jalak Tilam Sari Sepuh Pamor Pedaringan Keba
- Keris Parungsari Cirebon Sultan Agung
- Keris Tilam Upih Pamor Tunggak Semi
- Keris Dholog Pamor Pulo Tirto
- Keris Sempaner Pamor Pulo Tirto Tangguh Majapahit
- Keris Jalak Ngore Kinatah Emas Taman Sari
Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
Rp 2.500.000| Kode | F380 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Brojol, Keris |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Ngulit Semangka |
| Tangguh | : Tuban |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijatha, Bahan Kuningan |
Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
Dhapur Brojol
Keris Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal memiliki bentuk sederhana. Secara umum, dhapur ini memiliki ricikan yang tidak terlalu rumit, sehingga menampilkan kesan bersahaja dan tidak banyak ornamen. Nama Brojol dalam bahasa Jawa memiliki makna keluar atau terlepas dengan mudah, yang dalam pemaknaan budaya kerap dikaitkan dengan kelancaran, kemudahan, dan terbukanya jalan dalam menjalani kehidupan.
Kesederhanaan dhapur Brojol justru menjadi daya tarik tersendiri. Keris ini mengingatkan pada sebuah pemahaman bahwa kehidupan tidak selalu harus dipenuhi dengan kerumitan. Ada kalanya kesederhanaan, kelapangan hati, dan kemampuan menerima keadaan menjadi bagian penting untuk mencapai ketenteraman hidup.
Pamor Kulit Semangka
Pamor Kulit Semangka merupakan salah satu motif pamor yang memiliki pola menyerupai permukaan kulit buah semangka. Motifnya memperlihatkan susunan garis atau guratan yang menyebar pada permukaan bilah, sehingga menghadirkan tampilan yang khas dan mudah dikenali. Nama pamor ini diambil dari kemiripan visualnya dengan tekstur kulit buah semangka.
Dalam tradisi pemaknaan pamor Jawa, Kulit Semangka kerap dikaitkan dengan harapan akan ketenteraman, kecukupan rezeki, dan kehidupan yang sejahtera. Sebagaimana buah semangka yang memiliki banyak biji, motif ini juga sering dihubungkan dengan gambaran keberlimpahan dan kesuburan. Pemaknaan tersebut merupakan bagian dari simbolisme budaya yang berkembang dalam masyarakat perkerisan.
Tangguh Tuban
Tangguh Tuban merupakan salah satu kategori tangguh dalam tradisi perkerisan Jawa yang dikaitkan dengan wilayah Tuban, Jawa Timur. Tuban memiliki kedudukan penting dalam sejarah pesisir utara Jawa, terutama sebagai salah satu pusat perdagangan dan persinggahan yang berkembang sejak masa kerajaan-kerajaan Jawa kuno hingga periode Islam.
Dalam tradisi penangguhan keris, karakter keris tangguh Tuban diamati melalui sejumlah unsur, seperti bentuk bilah, ricikan, karakter besi, pola garap, hingga keseluruhan pasikutan yang ditampilkan. Berbagai ciri tersebut kemudian dibandingkan dengan referensi keris yang dikenal berasal dari lingkungan dan periode terkait. Oleh karena itu, penentuan tangguh tidak cukup hanya berdasarkan satu ciri fisik, melainkan perlu mempertimbangkan keseluruhan karakter bilah.
Keris Brojol dengan pamor Kulit Semangka dan tangguh Tuban ini menghadirkan perpaduan antara dhapur yang mencerminkan kesederhanaan, motif pamor yang menyiratkan harapan akan kecukupan dan kesejahteraan, serta atribusi tangguh yang berkaitan dengan salah satu wilayah penting dalam perjalanan sejarah Jawa. Sebuah perpaduan yang menarik untuk dipahami, baik dari sisi bentuk, nilai simbolik, maupun kekayaan tradisi perkerisan Nusantara.
F380
Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 8 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Singo Barong Luk 13 Dhapur Singa Barong dikenal memiliki ragam luk yang beragam, mulai dari lurus, luk 3, luk 5, luk 7, hingga luk 13. Seluruhnya memiliki ciri khas yang sama pada bagian gandik, berupa ornamen Singa Jantan dalam posisi duduk bertumpu pada kedua kaki belakang, dengan kedua kaki depan lurus menyangga tubuh. Pada beberapa pusaka, ornamen ini… selengkapnya
Rp 100.000.000Dhapur Jangkung Mangkurat Keris Jangkung Mangkurat merupakan salah satu dhapur keris berlekuk atau luk dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Jangkung Mangkurat memiliki makna yang menarik untuk dipahami. Kata jangkung dalam bahasa Jawa dapat dimaknai sebagai perlindungan atau pengayoman, sedangkan mangkurat berkaitan dengan istilah yang dikenal dalam sejarah kerajaan Jawa, khususnya gelar raja-raja Mataram setelah masa… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas Kamarogan Sepuh Tangguh Mataram Sultan Agung Jika dicermati dari prejengan-nya, pusaka ini jelas memperlihatkan langgam Mataram pada masa keemasan Sultan Agung. Proporsinya tampak serasi, dengan bilah yang luwes dan berwibawa. Pasikutan-nya ndemes, tampan, dan enak dipandang. Warna besinya agak pucat—menandakan tempa yang murni, nyaris tanpa campuran baja—memunculkan kesan… selengkapnya
Rp 100.000.000Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Raja Kamkam Keris ini memiliki dhapur Brojol, salah satu dhapur keris lurus yang erat dengan filosofi kelahiran dan awal kehidupan. Nama Brojol menggambarkan proses lahirnya manusia ke dunia, sehingga menjadi pengingat tentang kerendahan hati, kepasrahan, dan kesadaran akan asal kehidupan. Brojol juga dimaknai sebagai harapan agar setiap urusan dapat mbrojol,… selengkapnya
Rp 4.500.000Dhapur Carita Keprabon Kehidupan manusia seperti lakon dramatis yang terpampang di atas panggung dunia, bermain dalam skenario yang telah tertulis oleh Sang Pencipta. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, manusia tampil sebagai pemeran utama, menari di atas lingkaran waktu yang terus berputar. Carita, dalam konteks ini, melambangkan peristiwa atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan sehari-hari…. selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Waluring Luk 15 Kalawijan Pusaka ini hadir dengan busana Gayaman gagrak Surakarta yang dibuat dari kayu trembalo Aceh lawasan. Meski berusia tua, kondisinya masih sangat terjaga. Serat trembalo tampak tegas, nginden, dan memberi kesan estetis yang kuat pada keseluruhan wadag pusaka. Gaya busananya semakin lengkap dengan pendok mamas model blewah Surakarta yang menjadi penutup… selengkapnya
Rp 10.000.000Keris Sengkelat Corok Kinatah Emas Sengkelat ada yang menyebutnya Sangkelat, adalah salah satu bentuk dhapur luk tiga belas. Keris dhapur Sangkelat mudah dijumpai karena banyak jumlahnya dan salah satu dhapur klangenan yang dianggap wajib dimiliki oleh Pecinta Tosan Aji. Selain keris pusaka Kanjeng Kyai Ageng Sengkelat milik Keraton Kasunanan Surakarta, ada beberapa pusaka milik keraton… selengkapnya
Rp 50.000.000Dhapur Sinom Sinom adalah salah satu dhapur keris lurus dengan ricikan antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng. Sinom, dalam arti harfiah, merujuk pada daun pohon asem yang masih muda atau pada rambut halus di dahi—bathuk dalam bahasa Jawa—yang lembut dan tipis. Dari sifat alamiahnya, sinom melambangkan kelembutan,… selengkapnya
Rp 15.000.000Nagasasra Dhapur Keris Legendaris Dari sekian banyak dhapur yang dikenal dalam dunia perkerisan, Nagasasra menempati posisi istimewa. Namanya melegenda—dikenal bukan hanya di kalangan pecinta tosan aji, tetapi juga oleh masyarakat luas yang mungkin tidak begitu akrab dengan dunia pusaka. Setiap kali nama-nama besar keris disebut, Nagasasra hampir selalu menjadi bagian dari pembicaraan. Salah satu penyebab… selengkapnya
Rp 120.000.000




















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.