Beranda » Keris » Keris Sempaner Pamor Pulo Tirto Tangguh Majapahit
click image to preview activate zoom

Keris Sempaner Pamor Pulo Tirto Tangguh Majapahit

Rp 9.000.000
KodePNJ364
Stok Tersedia (1)
Kategori Keris, Sempaner
Jenis : Keris Lurus
Dhapur : Sempaner
Pamor : Pulo Tirto
Tangguh : Majapahit
Warangka : Ladrang Surakarta, Kayu Gembol Jati
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang
Pendok : Bleweh, Bahan Kuningan
Mendak : Kendhit, Bahan Tembaga
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

Keris Sempaner Pamor Pulo Tirto Tangguh Majapahit

Dhapur Sempaner

Sempaner merupakan salah satu dhapur keris lurus dalam khazanah perkerisan Jawa. Bentuknya menghadirkan karakter yang sederhana, tegas, dan tidak berlebihan dalam ricikan. Kesederhanaan ini memberikan ruang bagi kita untuk mengamati karakter bilah secara lebih mendalam, baik dari segi bentuk, garap, maupun keselarasan keseluruhannya.

Secara filosofis, nama Sempaner dapat dijadikan bahan perenungan tentang pentingnya keteguhan dalam menjalani kehidupan. Bahwa seseorang tidak harus selalu tampil mencolok untuk menunjukkan kualitas dirinya. Terkadang, sikap yang tenang, pendirian yang kuat, dan kemampuan menjaga arah justru menjadi cerminan kematangan seseorang.

Pamor Pulo Tirto

Pamor Pulo Tirto memiliki penamaan yang mengingatkan kita pada gambaran pulau di tengah air. Kata pulo berarti pulau, sedangkan tirto atau tirta berarti air. Dalam penafsiran visual, nama ini dapat dikaitkan dengan gambaran bentuk pamor yang menyerupai daratan atau pulau yang dikelilingi air.

Secara simbolis, Pulo Tirto dapat direnungkan sebagai gambaran kehidupan manusia yang berada di tengah berbagai arus perubahan. Sebagaimana sebuah pulau yang tetap berdiri di tengah air, manusia diharapkan mampu menjaga prinsip dan jati dirinya meskipun keadaan di sekelilingnya terus berubah.

Air juga dapat dimaknai sebagai lambang kehidupan, keluwesan, dan kemampuan menyesuaikan diri. Sementara itu, pulau menjadi gambaran keteguhan dan tempat berpijak. Keduanya menghadirkan pesan tentang keseimbangan antara pendirian yang kuat dan sikap yang tetap terbuka terhadap perubahan.

Pemaknaan tersebut merupakan pendekatan filosofis terhadap nama pamor, bukan ketentuan baku mengenai tuah atau akibat tertentu bagi pemiliknya.

Tangguh Majapahit

Tangguh Majapahit merujuk pada identifikasi tradisional yang menghubungkan karakter keris dengan masa dan lingkungan budaya Majapahit. Keris yang disebut bertangguh Majapahit umumnya dinilai melalui pengamatan terhadap bentuk bilah, ricikan, karakter garap, material, serta perbandingannya dengan keris-keris rujukan yang dianggap mewakili periode tersebut.

Namun, penentuan tangguh tidak dapat didasarkan pada satu ciri saja. Penampilan yang terkesan tua pun tidak otomatis membuktikan bahwa sebuah keris berasal dari masa Majapahit. Oleh karena itu, penyebutan tangguh tetap perlu dipahami sebagai hasil penilaian tradisional yang memerlukan pertimbangan menyeluruh.

Keris Sempaner berpamor Pulo Tirto dengan identifikasi tangguh Majapahit ini menghadirkan perpaduan antara kesederhanaan dhapur, keunikan penamaan pamor, dan kekayaan tradisi penangguhan keris Jawa.

Lebih dari sekadar benda koleksi, keris menjadi pintu untuk mempelajari keterampilan para empu, perkembangan estetika, sejarah, serta nilai-nilai kehidupan yang diwariskan melalui budaya tosan aji.

PNJ364

Keris Sempaner Pamor Pulo Tirto Tangguh Majapahit

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 131 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait