● online
- Keris Sempono Pamor Keleng
- Keris Sempaner Pamor Bendo Segodo Sepuh
- Keris Singa Barong Luk 11 Kinatah Emas
- Keris Sempono Pamor Junjung Derajat Sepuh
- Keris Tilam Sari Pamor Sumur Sineba
- Keris Carita Keprabon Luk 11 Mataram Sultan Agung
- Keris Tilam Upih Pamor Tejo Kinurung
- Keris Naga Sapta Kinatah Emas
Keris Brojol Wos Wutah Tuban Sepuh
Rp 2.000.000| Kode | F330 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Brojol, Keris |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Wos Wutah |
| Tangguh | : Tuban |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Kendhit, Bahan Kuningan |
Keris Brojol Wos Wutah Tuban Sepuh
Keris Brojol Wos Wutah Tuban Sepuh
Keris ini memiliki dhapur Brojol, salah satu dhapur keris lurus dengan bentuk yang sederhana. Kesederhanaan Brojol sering dimaknai sebagai perlambang kelapangan, keteguhan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan. Nama Brojol juga dikaitkan dengan makna lahir atau keluar dari suatu keadaan, sehingga menjadi simbol harapan agar setiap perjalanan dapat menemukan jalan keluar dan berjalan dengan selamat.
Pada bilahnya terdapat pamor Wos Wutah, atau Beras Wutah, dengan motif berupa butiran-butiran kecil yang tersebar di permukaan bilah seperti beras yang tercecer. Dalam filosofi Jawa, beras merupakan lambang penghidupan, kecukupan, dan kemakmuran. Karena itu, Wos Wutah sering dimaknai sebagai doa akan rezeki yang cukup dan keberkahan dalam kehidupan, sekaligus pengingat agar apa yang dimiliki senantiasa dijaga dan disyukuri.
Dari sisi tangguh, keris ini diperkirakan Tuban. Tradisi perkerisan Tuban berkembang di lingkungan pesisir utara Jawa yang sejak dahulu menjadi wilayah penting dalam perdagangan dan pertukaran budaya. Keris Tuban umumnya memiliki karakter yang tegas, sederhana, dan proporsional, dengan gaya garap yang khas dan kuat.
Perpaduan dhapur Brojol, pamor Wos Wutah, dan tangguh Tuban menghadirkan karakter keris yang sederhana namun penuh makna: menjalani kehidupan dengan lapang, menjaga kecukupan dengan rasa syukur, dan tetap teguh dalam menghadapi perjalanan hidup.
F330
Keris Brojol Wos Wutah Tuban Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 530 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sinom Robyong Kinatah Emas Keris Sinom Robyong adalah salah satu pusaka yang sarat makna, terutama dalam kaitannya dengan harapan, pertumbuhan, dan keseimbangan hidup. Nama sinom berasal dari kata “enom” atau “muda,” yang melambangkan semangat baru, kesegaran, dan permulaan yang dipenuhi harapan. Sementara itu, robyong berarti “berkembang,” “menyebar,” atau “memenuhi ruang,” layaknya tunas muda yang… selengkapnya
Rp 45.900.000Dhapur Sempana Luk 9 SEMPONO, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk sembilan, yang tergolong sederhana. Keris ini hanya memakai kembang kacang, lambe gajahnya satu dan greneng. Ricikan lainnya tidak ada. Walaupun sederhana penampilannya, Sempana termasuk dhapur keris yang populer dan sering dijumpai. Pada jaman dahulu keris dengan dhapur sempono banyak dimiliki oleh para abdi… selengkapnya
Rp 2.800.000Dhapur Tilam Sari Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka, disaat prihatin dan… selengkapnya
Rp 3.300.000Keris Waluring Luk 15 Kalawijan Pusaka ini hadir dengan busana Gayaman gagrak Surakarta yang dibuat dari kayu trembalo Aceh lawasan. Meski berusia tua, kondisinya masih sangat terjaga. Serat trembalo tampak tegas, nginden, dan memberi kesan estetis yang kuat pada keseluruhan wadag pusaka. Gaya busananya semakin lengkap dengan pendok mamas model blewah Surakarta yang menjadi penutup… selengkapnya
Rp 10.000.000Dhapur Dholog Dholog adalah salah satu bentuk dhapur keris luk lima. Ukuran panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis dan sraweyan. Ricikan lainnya tidak ada. “Jati nom arane dholog” Dholog berasal dari bahasa sansekerta yang artinya pohon jati muda. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada masanya. Ada masa… selengkapnya
Rp 2.500.000Dhapur Tilam Upih TILAM UPIH, dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Sinom Robyong Pamor Tumpal Keli Keris Sinom Robyong adalah salah satu pusaka yang sarat makna, terutama dalam kaitannya dengan harapan, pertumbuhan, dan keseimbangan hidup. Nama sinom berasal dari kata “enom” atau “muda,” yang melambangkan semangat baru, kesegaran, dan permulaan yang dipenuhi harapan. Sementara itu, robyong berarti “berkembang,” “menyebar,” atau “memenuhi ruang,” layaknya tunas muda… selengkapnya
Rp 6.000.000Keris Pandawa Lare Keleng Majapahit Keris ini memiliki dhapur Pandhawa Lare, salah satu dhapur keris luk 5 dengan ricikan berupa sekar kacang, jalen, lambe gajah, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan greneng. Nama Pandhawa Lare diambil dari kisah masa kanak-kanak para Pandawa ketika bersama Dewi Kunti menjalani berbagai ujian kehidupan setelah lolos dari peristiwa Bale Sigala-gala…. selengkapnya
Rp 7.500.000Keris Pasopati Pamor Wengkon Besi Hurap Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang sangat populer. Karakteristik utamanya adalah bilahnya dengan permukaan nggigir sapi, serta beberapa ricikan khas seperti kembang kacang pogog, lambe gajah satu, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, greneng, ri pandan dan terkadang dilengkapi dengan gusen serta lis-lisan. Keberadaan dhapur Pasopati telah… selengkapnya
Rp 6.000.000
















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.