● online
- Keris Singo Barong Luk 11 Kinatah Emas
- Keris Pulanggeni Keleng Pajajaran
- Keris Santan Tangguh Mataram Senopaten
- Keris Brojol Pamor Tambal Sepuh
- Keris Jalak Tilam Sari Sepuh Pamor Pedaringan Keba
- Keris Parungsari Luk 13 Pamor Wos Wutah
- Keris Naga Sapta Kinatah Emas
- Keris Kebo Kantong Luk 5 Madiun Sepuh
Tombak Banyak Angrem Sepuh
Rp 3.500.000| Kode | F379 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Banyak Angrem, Keris |
| Jenis | : Tombak |
| Dhapur | : Banyak Angrem |
| Pamor | : Ngulit Semangka |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Tutup Tombak, Bahan Kayu Cendana Jawa |
| Deder/Handle | : Landeyan Panukup, Bahan Kayu Cendana Jawa |
| Pendok | : - |
| Mendak | : Methuk Iras |
Tombak Banyak Angrem Sepuh
Dhapur Banyak Angrem
Tombak Banyak Angrem merupakan salah satu bentuk dhapur tombak yang mengambil inspirasi dari perilaku burung angsa atau banyak yang sedang mengerami telur. Dalam bahasa Jawa, banyak berarti angsa, sedangkan angrem berarti mengerami. Penamaan ini menggambarkan sikap seekor induk burung yang menjaga dan melindungi telur-telurnya hingga menetas.
Dalam pemaknaan budaya Jawa, Banyak Angrem kerap dikaitkan dengan gambaran kasih sayang, kesabaran, perlindungan, dan tanggung jawab dalam menjaga kehidupan. Filosofi ini mengandung piwulang bahwa sesuatu yang berharga membutuhkan ketekunan dan perhatian untuk merawatnya. Sebagaimana induk burung yang mengerami telurnya, kehidupan pun membutuhkan kesabaran dan kesungguhan agar dapat tumbuh serta berkembang dengan baik.
Pamor Ngulit Semangka
Pamor Ngulit Semangka merupakan salah satu motif pamor yang memiliki pola menyerupai permukaan kulit buah semangka. Istilah ngulit dalam bahasa Jawa merujuk pada kulit atau permukaan luar, sehingga penamaan ini menggambarkan tampilan pamor yang memiliki susunan garis dan guratan khas seperti tekstur kulit semangka.
Dalam tradisi pemaknaan pamor Jawa, Ngulit Semangka kerap dikaitkan dengan harapan akan ketenteraman, kecukupan rezeki, dan kehidupan yang sejahtera. Buah semangka yang memiliki banyak biji juga sering dijadikan gambaran keberlimpahan dan kesuburan. Pemaknaan tersebut merupakan bagian dari simbolisme budaya masyarakat perkerisan yang menjadikan motif pamor sebagai sarana menyampaikan harapan dan nilai-nilai kehidupan.
Tangguh Pajajaran
Tangguh Pajajaran merupakan salah satu kategori tangguh dalam tradisi perkerisan yang dikaitkan dengan Kerajaan Sunda Pajajaran, sebuah kerajaan besar yang berkembang di wilayah Jawa Barat. Pajajaran memiliki peranan penting dalam perjalanan sejarah dan kebudayaan Sunda, dengan pusat pemerintahan yang secara tradisional dikaitkan dengan wilayah Pakuan, Bogor.
Dalam tradisi penangguhan tosan aji, identifikasi Pajajaran dilakukan dengan mengamati sejumlah unsur, seperti bentuk bilah, ricikan, karakter besi, pola garap, serta pasikutan secara keseluruhan. Berbagai ciri tersebut kemudian dibandingkan dengan referensi keris dan tombak yang dikenal dalam tradisi tangguh terkait. Oleh karena itu, penentuan tangguh tidak cukup hanya berdasarkan satu ciri fisik, melainkan perlu mempertimbangkan keseluruhan karakter senjata dan konteks sejarahnya.
Tombak Banyak Angrem dengan pamor Ngulit Semangka dan tangguh Pajajaran ini menghadirkan perpaduan antara dhapur yang lekat dengan gambaran kasih sayang dan perlindungan, motif pamor yang menyiratkan harapan akan kecukupan serta kesejahteraan, dan atribusi tangguh yang merujuk pada salah satu kerajaan penting dalam sejarah Nusantara. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya tosan aji yang menarik untuk dipelajari, baik dari sisi bentuk, nilai simbolik, maupun perjalanan sejarahnya.
F379
Tombak Banyak Angrem Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 4 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sepokal Luk 7 Mataram Amangkurat Siapa yang tak kenal pohon pisang? Tanaman sederhana yang tumbuh di mana-mana, namun penuh makna kehidupan. Dari akar hingga daun, dari batang hingga buahnya — semua memberi manfaat, tak ada yang sia-sia darinya. Dari pohon inilah para empu leluhur kita mengambil ilham, lalu menurunkannya dalam wujud pusaka yang disebut… selengkapnya
Rp 4.000.000Dhapur Brojol Dhapur Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus dengan bentuk yang relatif sederhana. Dalam tradisi perkerisan Jawa, dhapur ini kerap dimaknai sebagai simbol kelahiran, kelancaran, dan harapan agar seseorang dapat melewati berbagai tahapan kehidupan dengan baik. Pamor Buntel Mayit Pamor Buntel Mayit dikenal melalui pola pamor yang tampak seperti lilitan atau balutan yang… selengkapnya
Rp 12.000.000Keris Naga Sapta Kinatah Emas Naga adalah salah satu makhluk mitologis yang jejaknya hadir hampir di seluruh belahan dunia. Setiap peradaban memiliki tafsir dan rupa tersendiri tentang naga, termasuk masyarakat Jawa yang mengenalnya sebagai makhluk agung, penjaga kesucian, sekaligus simbol kekuatan yang berasal dari alam adikodrati. Dalam tradisi Jawa, kisah-kisah tentang naga bukan sekadar dongeng,… selengkapnya
Rp 150.000.000Keris Megantara Kinatah Emas Pusaka yang betul-betul istimewa. Saya, dengan prejengan remukan karak seperti ini, merasa sangat beruntung dapat menanting dan merawatnya hingga hari ini. Jika kita amati bersama, pusaka ini tampil dengan pasikutan yang prigel, memiliki aura wingit, serta bentuk yang proporsional. Ornamen kinatah yang terukir hampir di seluruh bilahnya menjadi keistimewaan tersendiri. Hal… selengkapnya
Rp 65.000.000DHAPUR TILAM UPIH Tilam Upih secara harfiah berkaitan dengan tilam atau alas untuk beristirahat dan upih, yaitu pelepah pinang. Secara filosofi, nama ini dapat dimaknai sebagai landasan, ketenteraman, dan kesederhanaan. Manusia diingatkan untuk memiliki pijakan yang baik agar dapat menjalani kehidupan dengan tenang dan tidak berlebihan. PAMOR TEJO KINURUNG Tejo Kinurung dapat dimaknai sebagai cahaya… selengkapnya
Rp 5.500.000DHAPUR JALAK NYUCUP MADU Dhapur Jalak Nyucup Madu menggambarkan seekor burung jalak yang sedang mengisap madu. Gambaran tersebut dapat dimaknai sebagai perlambang manusia yang tekun mencari sesuatu yang baik dan bermanfaat dalam kehidupannya. Madu menjadi simbol sesuatu yang manis dan bernilai, sementara proses mencarinya mengingatkan bahwa hasil yang baik membutuhkan ketekunan dan kesungguhan. PAMOR WENGKON… selengkapnya
Rp 4.500.000DHAPUR SABUK INTEN Sabuk Inten secara harfiah dapat dimaknai sebagai ikat pinggang berlian atau permata. Secara filosofi, nama ini dapat dimaknai sebagai simbol tekad, keteguhan, dan nilai diri. Sebagaimana permata yang bernilai, manusia juga diingatkan untuk menjaga kualitas diri melalui laku, kejujuran, dan tanggung jawab. PAMOR KULIT SEMANGKA Pamor Kulit Semangka mengambil nama dari kemiripannya… selengkapnya
Rp 5.000.000Dhapur Parungsari Dhapur Parungsari memiliki kemiripan yang kuat dengan dhapur Sengkelat, baik dari jumlah luk maupun ricikannya. Yang membedakan hanya lambe gajah, di mana Sengkelat memiliki satu lambe gajah, sedangkan Parungsari memiliki dua. Perbedaan kecil seperti ini—tingil, lambe gajah, sraweyan, atau odo-odo—sering kali menjadi penentu identitas dhapur keris, sehingga keliru mengenalinya juga berarti keliru memahami… selengkapnya
Rp 4.300.000
















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.