● online
Keris Sempana Pamor Junjung Derajat
Rp 4.500.000| Kode | F316 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris, Sempana |
| Jenis | : Keris Luk 9 |
| Dhapur | : Sempana |
| Pamor | : Junjung Derajat |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Kemuning |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Blewah Kemalo Merah, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Sempana Pamor Junjung Derajat
Keris Sempana Pamor Junjung Derajat Tangguh Pajajaran
Keris ini berdhapur Sempana Luk 9, salah satu dhapur klasik yang dikenal dengan bentuknya yang sederhana, proporsional, dan berwibawa. Nama Sempana dimaknai sebagai harapan atau cita-cita, sehingga melambangkan perjalanan hidup untuk terus bertumbuh melalui keteguhan hati, pembelajaran, dan usaha memperbaiki diri. Sebagai keris luk 9, dhapur ini juga melambangkan kematangan batin, kebijaksanaan, dan keseimbangan dalam menjalani kehidupan.
Berpamor Junjung Derajat, bilah ini menampilkan pola garis-garis yang tersusun mengarah ke ujung bilah, menciptakan kesan dinamis dan elegan. Secara filosofis, pamor ini menjadi simbol kemajuan, peningkatan kualitas diri, dan tercapainya cita-cita. Makna “junjung derajat” tidak hanya berkaitan dengan kedudukan, tetapi juga mengingatkan bahwa kemuliaan sejati lahir dari ilmu, akhlak, integritas, dan manfaat bagi sesama.
Ditinjau dari garap dan karakter bilahnya, keris ini bertangguh Pajajaran. Tangguh ini dikenal memiliki bilah yang anggun dengan karakter garap yang halus, proporsional, serta memancarkan kesan kokoh dan berwibawa. Keindahan bentuk dan kualitas tempa yang khas menjadikan tangguh Pajajaran sebagai salah satu yang paling diminati oleh para kolektor dan pecinta tosan aji.
Perpaduan dhapur Sempana Luk 9, pamor Junjung Derajat, dan tangguh Pajajaran menghadirkan sebilah keris yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mencerminkan kekayaan sejarah, seni tempa, dan filosofi luhur warisan budaya Nusantara.
F316
Keris Sempana Pamor Junjung Derajat
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 740 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sengkelat Corok Kinatah Emas Sengkelat ada yang menyebutnya Sangkelat, adalah salah satu bentuk dhapur luk tiga belas. Keris dhapur Sangkelat mudah dijumpai karena banyak jumlahnya dan salah satu dhapur klangenan yang dianggap wajib dimiliki oleh Pecinta Tosan Aji. Selain keris pusaka Kanjeng Kyai Ageng Sengkelat milik Keraton Kasunanan Surakarta, ada beberapa pusaka milik keraton… selengkapnya
Rp 50.000.000Keris Kebo Kantong Luk 5 Madiun Sepuh Keris dhapur Kebo Kantong mengandung filosofi tentang kekuatan batin, kesabaran, dan kemampuan menampung. Nama “Kebo” mengingatkan pada kerbau yang teguh dan sabar, melambangkan keteguhan hati seseorang dalam menghadapi tantangan hidup. Sementara “Kantong” menjadi simbol kapasitas untuk menerima dan menyimpan berkah, ilmu, atau pengalaman hidup, yang kelak dapat dibagikan… selengkapnya
Rp 10.000.000Keris Murma Malela Mataram Amangkurat Nama Murma Malela sendiri berasal dari dua kata Jawa kuno: murma yang berarti tenang, sabar, dan pasrah, serta malela yang berarti berani, teguh, dan tidak gentar. Maka, filosofi dari Murma Malela adalah keteguhan dalam ketenangan — keberanian yang tidak lahir dari amarah, melainkan dari keyakinan. Ia menjadi simbol pribadi yang… selengkapnya
Rp 3.700.000Keris Singo Barong Luk 11 Kinatah Emas Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya… selengkapnya
Rp 100.000.000Keris Sengkelat Pamor Wiji Timun Tangguh Srimanganti Keris ini memiliki dhapur Sengkelat, salah satu dhapur keris yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Sengkelat merupakan keris luk 13, dengan bentuk bilah berlekuk yang memberikan karakter visual tegas sekaligus dinamis. Nama Sengkelat dalam salah satu pemaknaan tradisional sering dikaitkan dengan ungkapan “sengkel ati”, yang menggambarkan rasa… selengkapnya
Rp 12.500.000Keris Pamor Sodo Lanang Sodo Sakler, Sodo adalah lidi, Sakler adalah satu batang, arti harafiahnya adalah Lidi Sebatang. Mungkin di setiap daerah berbeda penyebutannya, seperti ada yang menyebut adeg siji, sodo saren atau sodo lanang. Sesuai dengan namanya gambaran motif pamornya berupa garis lurus membujur sepanjang tengah bilah atau jika terdapat pada keris luk, garisnya membujur dari sor-soran hingga… selengkapnya
Rp 2.500.000Dhapur Kidang Soka Luk 7 Berdasarkan buku keris terbitan Keraton Surakarta, dhapur Kidang Soka dicirikan oleh ricikan sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, tikel alis, sraweyan, dan ri pandan. Merujuk pada pakem inilah pusaka ini diidentifikasi sebagai Kidang Soka. Meski dalam Keris Jawa: Antara Mistik dan Nalar karya Haryono Haryoguritno dhapur Kidang Soka lebih sering… selengkapnya
Rp 3.300.000Keris Waluring Luk 15 Kalawijan Pusaka ini hadir dengan busana Gayaman gagrak Surakarta yang dibuat dari kayu trembalo Aceh lawasan. Meski berusia tua, kondisinya masih sangat terjaga. Serat trembalo tampak tegas, nginden, dan memberi kesan estetis yang kuat pada keseluruhan wadag pusaka. Gaya busananya semakin lengkap dengan pendok mamas model blewah Surakarta yang menjadi penutup… selengkapnya
Rp 10.000.000


















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.