● online
- Keris Tilam Sari Pamor Sumur Sineba
- Keris Brojol Pamor Pedaringan Kebak
- Keris Singa Barong Luk 13 Kinatah Emas
- Keris Mesem Pamor Segoro Muncar Amangkurat
- Keris Brojol Gonjo Iras Pamor Wengkon
- Keris Makoro Kinatah Emas Pamor Wiji Timun
- Keris Carita Gandhu Pamor Lar Gangsir
- Keris Klika Benda Pamor Wos Wutah
Keris Carita Gandhu Pamor Lar Gangsir
Rp 15.550.000| Kode | P069 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Carita Gandhu, Keris |
| Jenis | : Keris Luk 11 |
| Dhapur | : Carita Gandhu |
| Pamor | : Lar Gangsir |
| Tangguh | : Mataram Amangkurat |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Jati |
Keris Carita Gandhu Pamor Lar Gangsir
Dhapur Carita Gandhu
Dhapur Carita Gandhu memiliki makna simbolik yang mendalam, lebih dari sekadar bentuk fisiknya sebagai sebilah keris. Nama ini berasal dari dua kata, “carita” yang berarti kisah atau perjalanan hidup, dan “gandhu” yang bermakna keharuman atau kesan baik yang tertinggal. Secara filosofis, Carita Gandhu mengajarkan bahwa kehidupan setiap manusia kelak akan menjadi sebuah cerita, dan tugas kita adalah menjadikan cerita itu harum, dikenang dengan kebaikan, manfaat, serta sikap-sikap luhur. Keharuman yang dimaksud bukanlah wangi secara fisik, tetapi nama baik yang terus diingat setelah seseorang tiada, berupa amal yang bermanfaat, tutur kata yang menyejukkan, serta tindakan yang memberikan nilai bagi orang lain.
Dalam pemahaman kejawen, seseorang dianggap mulia bukan karena jabatan atau kekayaan, tetapi karena warisan makna yang ia tinggalkan. Carita Gandhu mengingatkan bahwa perjalanan hidup selalu penuh proses: naik turun, jatuh bangun, pergulatan batin, ujian keserakahan dan kesabaran, hingga penyadaran terhadap tujuan hidup. Dari perjalanan itu diharapkan tumbuh keharuman—sebuah jejak kebaikan yang melampaui batas usia. Karena itu, dhapur ini sering dipandang sebagai simbol bagi mereka yang sedang membangun karya besar atau meniti jalan menuju kematangan batin, sebab keris ini memberikan pesan halus: bahwa cerita seseorang tidak boleh berhenti pada dirinya sendiri, tetapi harus memberi manfaat bagi orang lain. Pada akhirnya, Carita Gandhu adalah peringatan agar hidup dijalani dengan kesadaran, kejujuran, dan kebijaksanaan, sehingga kelak nama yang ditinggalkan menjadi harum dan dikenang dengan penuh kebaikan.
Pamor Lar Gangsir
PAMOR LAR GANGSIR, Karena ragam pola gambaran pamor jumlahnya banyak sekali, untuk membedakan pola satu dengan lainnya perlu daya imajinasi yang memungkinkan perbedaan intepretasi dalam pembacaan pamor. Seperti pada pamor yang terlukis pada bilah keris Pandhawa ini, penulis sangat meyakini jika pamor keris pandhawa ini adalah Pamor Lar Gangsir, dimana goresan garis pamornya tampak rumit, lipatan dan puntiran menghasilkan pola nginden yang cantik mirip morfologi umum ruas-ruas sayap jangkrik (tegmina).
Pamor Lar Gangsir tergolong pamor ekslusif, karena tidak mudah membuatnya sehingga jarang ditemui menjadikan nilai mas kawinnya tinggi. Bentuk gambarannya kompleks, ditijau dari segi pembuatannya adalah pamor miring (rekan). Sesusai dengan namanya Lar = sayap dan Gangsir = sejenis jangkrik besar, maka pola gambaran pamor ini serupa pola gambaran yang terdapat pada sayap gangsir. Bagi mereka yang percaya, pamor lar gangsir mempunyai tuah yang dapat menjaga pemiliknya menangkal serangan guna-guna, dan menghindarkan gangguan makluk halus. Tetapi pamor ini tergolong pemilih, artinya tidak setiap orang akan merasa cocok bila memilikinya.
Lar Gangsir = Gelar Ageman Siro, konon merupakan sebuah ajaran makrifat Sunan kalijaga, yang memiliki makna bahwa gelar atau jabatan pangkat, ketenaran, kekayaan, kecantikan dan ketampanan dan lain sebagainya di dunia ini hanyalah sebuah ageman atau pakaian yang bisa dikenakan dan ditanggalkan. Tidaklah kekal bagi pemiliknya, semua itu adalah titipan dari Yang Maha Kuasa yang suatu saat pasti akan dimintaNya kembali.
Sebagai pameling dalam kehidupan kita, jangan sampai kita terjebak oleh silaunya gemerlap kehidupan dunia. Jangan juga kelebihan yang kita miliki menjadikan kita sombong, takabur, lupa diri dan bertindak sewenang-wenang kepada orang lain dan merendahkan harkat dan martabatnya. Jangan sampai kelebihan yang kita miliki malah menjadikan bumerang bagi diri kita sendiri. Mari kita bawa ajaran tersebut kedalam kehidupan kita agar kita bisa lebih mawas diri, lebih bersyukur, lebih bisa menghargai orang lain dan tentunya akan membuat kita bisa lebih arif menyikapai kelebihan dan kekurangan kita. (ojo dumeh, ojo gumelar).
P069
Keris Carita Gandhu Pamor Lar Gangsir
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.918 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Tilam Upih TILAM UPIH, dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Singo Barong Luk 11 Kinatah Emas Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya… selengkapnya
Rp 100.000.000Dhapur Jalak Ngore Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang… selengkapnya
Rp 3.500.000Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur. Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang… selengkapnya
Rp 2.000.000Dhapur Sempana Bungkem Pusaka yang istimewa ini memiliki nama dhapur yang begitu fenomenal. Namanya Sempono Bungkem.. Ciri khas otentik yang gampang sekali kita lihat adalah sekar kacang pada gandiknya yang menancap dan menyatu dengan gandiknya. Sekar kacang inilah yang disebut dengan sekar kacang mbungkem. Konon Keris Sempono Bungkem memiliki angsar yang baik untuk membungkam lawan… selengkapnya
Rp 20.000.000Dhapur Singa Sangu Tumpeng Singa Sangu Tumpeng merupakan salah satu dhapur keris yang cukup langka. Ia termasuk jenis dhapur ganan yang banyak dicari oleh para pecinta tosan aji. Secara ricikan, dhapur Singa Sangu Tumpeng itu memiliki ciri khas yang sangat mudah ditengarai yakni ornaman singa lar atau singa bersayap pada gandiknya, lalu untuk ricikan lainnya… selengkapnya
Rp 65.000.000Keris Kelap Lintah Pamor Singkir Dhapur Kelap Lintah merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal dengan sosok bilahnya yang ramping, luwes, dan berkesan hidup. Nama kelap dan lintah sendiri mengandung makna kelincahan serta daya lekat—melambangkan kemampuan beradaptasi, ketahanan dalam menghadapi tekanan, dan kecerdikan dalam menyiasati keadaan. Dhapur ini kerap dimaknai sebagai pusaka yang bekerja… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Tilam Sari Pamor Sumur Sineba Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka,… selengkapnya
Rp 4.000.000










Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.