● online
Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
Rp 2.500.000| Kode | F380 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Brojol, Keris |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Ngulit Semangka |
| Tangguh | : Tuban |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijatha, Bahan Kuningan |
Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
Dhapur Brojol
Keris Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal memiliki bentuk sederhana. Secara umum, dhapur ini memiliki ricikan yang tidak terlalu rumit, sehingga menampilkan kesan bersahaja dan tidak banyak ornamen. Nama Brojol dalam bahasa Jawa memiliki makna keluar atau terlepas dengan mudah, yang dalam pemaknaan budaya kerap dikaitkan dengan kelancaran, kemudahan, dan terbukanya jalan dalam menjalani kehidupan.
Kesederhanaan dhapur Brojol justru menjadi daya tarik tersendiri. Keris ini mengingatkan pada sebuah pemahaman bahwa kehidupan tidak selalu harus dipenuhi dengan kerumitan. Ada kalanya kesederhanaan, kelapangan hati, dan kemampuan menerima keadaan menjadi bagian penting untuk mencapai ketenteraman hidup.
Pamor Kulit Semangka
Pamor Kulit Semangka merupakan salah satu motif pamor yang memiliki pola menyerupai permukaan kulit buah semangka. Motifnya memperlihatkan susunan garis atau guratan yang menyebar pada permukaan bilah, sehingga menghadirkan tampilan yang khas dan mudah dikenali. Nama pamor ini diambil dari kemiripan visualnya dengan tekstur kulit buah semangka.
Dalam tradisi pemaknaan pamor Jawa, Kulit Semangka kerap dikaitkan dengan harapan akan ketenteraman, kecukupan rezeki, dan kehidupan yang sejahtera. Sebagaimana buah semangka yang memiliki banyak biji, motif ini juga sering dihubungkan dengan gambaran keberlimpahan dan kesuburan. Pemaknaan tersebut merupakan bagian dari simbolisme budaya yang berkembang dalam masyarakat perkerisan.
Tangguh Tuban
Tangguh Tuban merupakan salah satu kategori tangguh dalam tradisi perkerisan Jawa yang dikaitkan dengan wilayah Tuban, Jawa Timur. Tuban memiliki kedudukan penting dalam sejarah pesisir utara Jawa, terutama sebagai salah satu pusat perdagangan dan persinggahan yang berkembang sejak masa kerajaan-kerajaan Jawa kuno hingga periode Islam.
Dalam tradisi penangguhan keris, karakter keris tangguh Tuban diamati melalui sejumlah unsur, seperti bentuk bilah, ricikan, karakter besi, pola garap, hingga keseluruhan pasikutan yang ditampilkan. Berbagai ciri tersebut kemudian dibandingkan dengan referensi keris yang dikenal berasal dari lingkungan dan periode terkait. Oleh karena itu, penentuan tangguh tidak cukup hanya berdasarkan satu ciri fisik, melainkan perlu mempertimbangkan keseluruhan karakter bilah.
Keris Brojol dengan pamor Kulit Semangka dan tangguh Tuban ini menghadirkan perpaduan antara dhapur yang mencerminkan kesederhanaan, motif pamor yang menyiratkan harapan akan kecukupan dan kesejahteraan, serta atribusi tangguh yang berkaitan dengan salah satu wilayah penting dalam perjalanan sejarah Jawa. Sebuah perpaduan yang menarik untuk dipahami, baik dari sisi bentuk, nilai simbolik, maupun kekayaan tradisi perkerisan Nusantara.
F380
Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 9 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 4.600.000Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Raja Kamkam Keris ini memiliki dhapur Brojol, salah satu dhapur keris lurus yang erat dengan filosofi kelahiran dan awal kehidupan. Nama Brojol menggambarkan proses lahirnya manusia ke dunia, sehingga menjadi pengingat tentang kerendahan hati, kepasrahan, dan kesadaran akan asal kehidupan. Brojol juga dimaknai sebagai harapan agar setiap urusan dapat mbrojol,… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Paksi Naga Liman Kinatah Emas Secara prejengan-nya, pusaka ini tampil dengan kemegahan yang sulit diabaikan. Indah, anggun, dan seolah memancarkan kesempurnaan dari setiap sisinya. Mulai dari material besi dan pamornya yang luar biasa, pasikutannya yang gagah, hingga ornamen tinatah emas yang menegaskan kewibawaannya. Motif pamor Uler Lulut yang menjalar di sepanjang bilah tampak hidup… selengkapnya
Rp 100.000.000Keris Naga Sapta Luk 7 Pamor Keleng Naga merupakan salah satu binatang mitologis yang melegenda hampir di seluruh dunia. Sebagai makhluk mitologis perwujudannya pun akan tampak berbeda-beda, tak terkecuali Naga Jawa. Kisah-kisah tentang Naga di Pulau Jawa pada umumnya berintikan kisah-kisah mitologis mengenai tuntunan (pedoman nilai-nilai luhur) dan tontonan (divisualkan secara indah). Dalam rentang sejarahnya… selengkapnya
Rp 7.200.000Dhapur Parungsari Parungsari merupakan salah satu dhapur keris luk 13 dengan bentuk bilah sedang dan proporsional. Ricikannya antara lain kembang kacang, lambe gajah dua, sogokan rangkap, pejetan, sraweyan, dan greneng. Sekilas bentuknya menyerupai Sengkelat, tetapi keberadaan dua lambe gajah menjadi salah satu ciri pembeda utama Parungsari. Nama Parungsari dapat dimaknai dari kata parung, yang berkaitan… selengkapnya
Rp 4.200.000Keris Carita Genengan Pajajaran Carito berarti sesuatu yang sedang berjalan atau suatu peristiwa, atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan manusia sehari hari. Manusia dalam hidupnya memainkan alur cerita (carito) dan lakonnya sendiri-sendiri. Hidup yang kita jalani sekarang adalah hasil dari pemilihan seseorang tentang keputusan dan peran kehidupan yang akan dijalaninya. Genengan / Gunungan adalah salah… selengkapnya
Rp 3.000.000Dhapur Carita Keprabon Keris Carita Keprabon merupakan salah satu nama dhapur keris yang dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Carita Keprabon dapat dikaitkan dengan gambaran cerita tentang keprabon, yakni hal-hal yang berhubungan dengan kedudukan raja, pemerintahan, serta kehidupan di lingkungan keraton. Nama ini menghadirkan kesan kewibawaan dan keluhuran yang lekat dengan nilai-nilai kepemimpinan dalam kebudayaan… selengkapnya
Rp 5.000.000Dhapur Santan Keris Dhapur Santan adalah satu dhapur keris luk 11 yang sekarang sangat jarang dijumpai dan termasuk dhapur langka. Memiliki ricikan pejetan, tikel alis, sogokan depan, kembang kacang, lambe gajah, greneng. Pada tahun jawa 522, Empu Sugati membuat pusaka ber-dhapur Santan dan Karacan atas perintah dari Prabu Kala di Negeri Purwacarito, Prabu Kala merupakan… selengkapnya
Rp 4.111.000Keris Naga Sapta Kinatah Emas Naga adalah salah satu makhluk mitologis yang jejaknya hadir hampir di seluruh belahan dunia. Setiap peradaban memiliki tafsir dan rupa tersendiri tentang naga, termasuk masyarakat Jawa yang mengenalnya sebagai makhluk agung, penjaga kesucian, sekaligus simbol kekuatan yang berasal dari alam adikodrati. Dalam tradisi Jawa, kisah-kisah tentang naga bukan sekadar dongeng,… selengkapnya
Rp 150.000.000




















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.