● online
- Keris Jalak Ngore Tuban Sepuh
- Keris Makoro Kinatah Emas Pamor Wiji Timun
- Keris Parungsari Kesultanan Cirebon
- Keris Pulanggeni Keleng Pajajaran
- Keris Brojol Gonjo Iras Pamor Wengkon
- Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontempor
- Keris Tilam Upih Pamor Tambal Pajajaran
- Keris Tilam Upih Pamor Tunggak Semi
Keris Brojol Pamor Brahma Watu
Rp 3.500.000| Kode | F264 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Brojol, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Brahma Watu |
| Tangguh | : Madura |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Cendana Jawa |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Cendana Jawa |
| Pendok | : Bunton, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Brojol Pamor Brahma Watu
Keris Brojol Pamor Brahma Watu
Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menonjolkan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan menapaki laku hidup dengan sikap mantap dan terbuka.
Pamor Brahma Watu tampil dengan motif gumpalan atau lingkaran menyerupai batu yang tersusun berurutan dari pangkal hingga ujung bilah. Susunan pamor ini menghadirkan kesan struktur yang padat, berlapis, dan saling menguatkan. Secara simbolik, Brahma Watu dimaknai sebagai lambang daya kekuatan yang menyala dari dalam, berpadu dengan keteguhan dan kestabilan laksana batu—kuat menghadapi tekanan, namun tetap terkendali.
Bertangguh Madura, keris ini memancarkan karakter pusaka yang tegas dan berani. Keris-keris Madura dikenal dengan tempa yang kuat, besi yang padat, serta pamor yang tampil kontras dan jujur. Watak ini sejalan dengan karakter budaya Madura yang menjunjung keteguhan pendirian, keberanian, dan kehormatan.
F264
Keris Brojol Pamor Brahma Watu
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 4.480 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Sengkelat (Luk 13) Dhapur Sengkelat merupakan salah satu bentuk keris yang paling terkenal di Nusantara. Namanya sering muncul dalam berbagai babad, cerita rakyat, dan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun. Sengkelat sering dikaitkan dengan Kiai Sengkelat, pusaka Majapahit yang konon hilang setelah dibawa Adipati Blambangan. Dalam berbagai kisah, Sengkelat menjadi simbol keberanian dan suara rakyat… selengkapnya
Rp 40.000.000Dhapur Tilam Upih Dalam adat Jawa, terdapat tiga peristiwa penting dalam kehidupan manusia, yaitu Metu, Manten, dan Mati—atau kelahiran, perkawinan, dan kematian. Peristiwa perkawinan memiliki tradisi khusus berupa keris Kancing Gelung, di mana pada masa lampau, orang tua pihak mempelai perempuan memiliki kewajiban utama memberikan keris pusaka kepada mempelai pria sebagai Kancing Gelung. Jika pihak… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Naga Sapta Luk 7 Pamor Keleng Naga merupakan salah satu binatang mitologis yang melegenda hampir di seluruh dunia. Sebagai makhluk mitologis perwujudannya pun akan tampak berbeda-beda, tak terkecuali Naga Jawa. Kisah-kisah tentang Naga di Pulau Jawa pada umumnya berintikan kisah-kisah mitologis mengenai tuntunan (pedoman nilai-nilai luhur) dan tontonan (divisualkan secara indah). Dalam rentang sejarahnya… selengkapnya
Rp 7.200.000Dhapur Brojol Dalam masyarakat yang memandang keris dari sisi esoteri, dhapur keris Brojol sering dikaitkan dengan tuah yang dipercaya dapat “memperlancar kelahiran jabang bayi.” Karena itu, sebagian orang menganggap keris ini hanya cocok bagi mereka yang berprofesi sebagai dukun bayi. Benar atau tidaknya kepercayaan itu tentu hanya Tuhan yang mengetahui. Namun kenyataannya, banyak pula masyarakat… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Singa Barong Luk 11 Kinatah Emas Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya… selengkapnya
Rp 55.000.000Dhapur Brojol Keris Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal memiliki bentuk sederhana. Secara umum, dhapur ini memiliki ricikan yang tidak terlalu rumit, sehingga menampilkan kesan bersahaja dan tidak banyak ornamen. Nama Brojol dalam bahasa Jawa memiliki makna keluar atau terlepas dengan mudah, yang dalam pemaknaan budaya kerap dikaitkan dengan kelancaran, kemudahan, dan… selengkapnya
Rp 2.500.000DHAPUR DHOLOG Nama Dholog dapat ditempatkan sebagai bagian dari istilah tradisional dalam perkerisan. Secara filosofis, pemaknaannya dapat diarahkan pada kesederhanaan, keteguhan, dan sikap menerima kehidupan dengan apa adanya. Nilai yang ditekankan bukan pada tampilan lahiriah, melainkan pada bagaimana seseorang menjaga laku dan tanggung jawabnya. PAMOR PULO TIRTO Pulo Tirto secara harfiah dapat dimaknai sebagai pulau… selengkapnya
Rp 2.000.000Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 4.600.000Keris Kebo Kantong Luk 5 Madiun Sepuh Keris dhapur Kebo Kantong mengandung filosofi tentang kekuatan batin, kesabaran, dan kemampuan menampung. Nama “Kebo” mengingatkan pada kerbau yang teguh dan sabar, melambangkan keteguhan hati seseorang dalam menghadapi tantangan hidup. Sementara “Kantong” menjadi simbol kapasitas untuk menerima dan menyimpan berkah, ilmu, atau pengalaman hidup, yang kelak dapat dibagikan… selengkapnya
Rp 10.000.000
























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.