● online
Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh
Rp 15.000.000| Kode | P243 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Brojol, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Udan Mas |
| Tangguh | : Tuban era Pajajaran |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Kayu Cendana |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Blewah, Bahan Kuningan Mamas |
| Mendak | : Kendhit, Bahan Kuningan |
Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh
Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh
Sebilah keris lurus berdhapur Brojol ini menghadirkan kesederhanaan bentuk yang menyimpan kedalaman makna. Keistimewaannya terletak pada pamor Udan Mas, pamor klasik yang sejak lama dipandang sebagai salah satu simbol kemakmuran paling luhur dalam tradisi perkerisan Nusantara.
Pamor Udan Mas kerap disalahpahami sebagai pamor yang menjanjikan kekayaan secara instan. Padahal, esensi pamor ini justru terletak pada piwulang hidup yang halus dan mendalam. Ia tidak menawarkan keajaiban material, melainkan mengajarkan kesadaran akan proses, ketekunan, dan kesiapan batin dalam menerima rezeki.
Simbol “hujan emas” bukanlah gambaran tentang limpahan harta yang jatuh begitu saja, melainkan perlambang berkah yang turun pada waktu dan tempat yang tepat. Hujan hanya memberi kehidupan pada tanah yang siap menyerapnya. Begitu pula rezeki, ia akan bermakna ketika diterima oleh pribadi yang mampu mengolah, menjaga, dan memanfaatkannya dengan bijaksana.
Dalam penghayatannya, pamor ini mendorong sang pemilik untuk menata hidup dengan lebih jernih: bekerja dengan sungguh-sungguh, bersikap rendah hati, serta menyadari bahwa setiap pencapaian adalah titipan yang mengandung tanggung jawab. Dari laku inilah lahir kemakmuran yang sejati—bukan hanya dalam bentuk harta, tetapi juga ketenangan batin, kesehatan, dan keluhuran budi.
Keris ini bertangguh Tuban Pajajaran, menampilkan karakter besi yang matang dengan rasa tua yang kuat. Garapnya mencerminkan pertemuan estetika pesisir yang tegas dengan nilai adiluhung tradisi Pajajaran, menghadirkan pusaka yang tidak sekadar indah dipandang, tetapi juga kaya makna untuk dihayati.
Pusaka ini bukan janji kekayaan, melainkan pengingat jalan hidup. Sebuah tuntunan sunyi bagi mereka yang memahami bahwa kemakmuran sejati lahir dari keselarasan antara usaha, batin, dan restu Tuhan.
Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3.253 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Kidang Soka Luk 7 Berdasarkan buku keris terbitan Keraton Surakarta, dhapur Kidang Soka dicirikan oleh ricikan sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, tikel alis, sraweyan, dan ri pandan. Merujuk pada pakem inilah pusaka ini diidentifikasi sebagai Kidang Soka. Meski dalam Keris Jawa: Antara Mistik dan Nalar karya Haryono Haryoguritno dhapur Kidang Soka lebih sering… selengkapnya
Rp 3.300.000Dhapur Sura Luk 9 Keris di belahan Nusantara ini secara umum memang memiliki dasar aspek yang sama. Namun pada beberapa daerah tertentu memiliki gaya atau style yang khas dan berbeda-beda. Salah satunya adalah keris dengan tangguh Bugis ini. Secara bentuk dasar ia tetap memenuhi aspek keris yang sama, namun secara khusus ia memiliki karakteristik yang… selengkapnya
Rp 3.500.000Dhapur Sempana Bungkem Pusaka yang istimewa ini memiliki nama dhapur yang begitu fenomenal. Namanya Sempono Bungkem.. Ciri khas otentik yang gampang sekali kita lihat adalah sekar kacang pada gandiknya yang menancap dan menyatu dengan gandiknya. Sekar kacang inilah yang disebut dengan sekar kacang mbungkem. Konon Keris Sempono Bungkem memiliki angsar yang baik untuk membungkam lawan… selengkapnya
Rp 20.000.000Keris Sinom Robyong Pamor Tumpal Keli Keris Sinom Robyong adalah salah satu pusaka yang sarat makna, terutama dalam kaitannya dengan harapan, pertumbuhan, dan keseimbangan hidup. Nama sinom berasal dari kata “enom” atau “muda,” yang melambangkan semangat baru, kesegaran, dan permulaan yang dipenuhi harapan. Sementara itu, robyong berarti “berkembang,” “menyebar,” atau “memenuhi ruang,” layaknya tunas muda… selengkapnya
Rp 6.000.000Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih bermakna tikar dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman dalam rumah tangga. Karena itu, dhapur Tilam Upih menjadi salah satu pusaka keluarga yang paling sering diwariskan turun-temurun. Para sesepuh memberikan dhapur ini kepada anak-cucu yang menikah sebagai doa agar rumah tangga mereka senantiasa tenteram, mulia, dan berkecukupan…. selengkapnya
Rp 3.800.000Dhapur Dholog Dholog adalah salah satu bentuk dhapur keris luk lima. Ukuran panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis dan sraweyan. Ricikan lainnya tidak ada. “Jati nom arane dholog” Dholog berasal dari bahasa sansekerta yang artinya pohon jati muda. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada masanya. Ada masa… selengkapnya
Rp 15.000.000Dhapur Sinom Sinom adalah salah satu dhapur keris lurus dengan ricikan antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng. Sinom, dalam arti harfiah, merujuk pada daun pohon asem yang masih muda atau pada rambut halus di dahi—bathuk dalam bahasa Jawa—yang lembut dan tipis. Dari sifat alamiahnya, sinom melambangkan kelembutan,… selengkapnya
Rp 15.000.000Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya
Rp 2.900.000
























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.