Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Ferdi
● online
Ferdi
● online
Halo, perkenalkan saya Ferdi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Beranda » Keris » Keris Tilam Upih Pamor Gubet Buntel Mayat
click image to preview activate zoom

Keris Tilam Upih Pamor Gubet Buntel Mayat

Rp 9.500.000
KodePNJ372
Stok Tersedia (1)
Kategori Keris, Tilam Upih
Jenis : Keris Lurus
Dhapur : Tilam Upih
Pamor : Gubet / Buntel Mayat
Tangguh : Madiun
Warangka : Sandang Walikat, Kayu Jati
Deder/Handle : Lempuyangan, Kayu Jati
Pendok : -
Mendak : Bahan Tembaga
Tentukan pilihan yang tersedia!
Bagikan ke

Keris Tilam Upih Pamor Gubet Buntel Mayat

Dhapur Tilam Upih

Keris Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang cukup dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Tilam Upih berasal dari kata tilam yang berarti alas tidur dan upih yang merujuk pada anyaman daun sebagai alas. Penamaan ini kerap dimaknai sebagai gambaran kesederhanaan, ketenteraman, dan kehidupan rumah tangga yang tenteram.

Dalam tradisi budaya Jawa, dhapur Tilam Upih sering dikaitkan dengan harapan akan kehidupan yang mapan, keharmonisan keluarga, serta kemampuan membangun ketenteraman dalam menjalani kehidupan. Bentuknya yang sederhana memberikan kesan bersahaja, sekaligus mengingatkan bahwa kemuliaan hidup tidak selalu diukur dari kemewahan, melainkan juga dari kemampuan menjaga keluarga dan menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab.

Pamor Buntel Mayit

Pamor Buntel Mayit, yang juga dikenal dengan sebutan Buntel Mayat atau Gubet dalam sebagian penyebutan tradisi, merupakan nama pamor yang memiliki konotasi cukup kuat dalam dunia perkerisan Jawa. Kata buntel berarti membungkus atau membalut, sedangkan mayit atau mayat merujuk pada jenazah. Nama tersebut menghadirkan gambaran sesuatu yang terbungkus atau terbalut.

Nama pamor ini kerap disertai beragam kepercayaan dan penafsiran dalam tradisi tutur masyarakat. Namun, untuk memahaminya secara lebih bijaksana, perlu dibedakan antara nama, bentuk motif yang tampak pada bilah, dan kepercayaan yang berkembang di masyarakat. Penyebutan Buntel Mayit maupun Gubet dapat berbeda menurut tradisi dan sumber yang digunakan, sehingga identifikasi pamornya tetap perlu mempertimbangkan pola visual serta referensi perkerisan yang relevan.

Tangguh Madiun

Tangguh Madiun merupakan salah satu penyebutan tangguh dalam tradisi perkerisan Jawa yang dikaitkan dengan wilayah Madiun, Jawa Timur. Wilayah ini memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah dan perkembangan kebudayaan Jawa, termasuk tradisi pembuatan serta kepemilikan keris.

Dalam penangguhan keris, identifikasi Madiun dilakukan dengan mengamati sejumlah unsur, seperti bentuk bilah, ricikan, karakter besi, pola garap, dan pasikutan secara keseluruhan. Penilaian tersebut kemudian dibandingkan dengan ciri-ciri keris yang dikenal dalam tradisi tangguh terkait. Karena penangguhan merupakan bagian dari metode identifikasi tradisional, penyebutan Madiun sebaiknya dipahami sebagai atribusi yang perlu ditinjau berdasarkan keseluruhan karakter bilah dan referensi yang mendukungnya.

Keris Tilam Upih dengan pamor Buntel Mayit atau Gubet dan tangguh Madiun ini menghadirkan perpaduan antara dhapur yang lekat dengan gambaran ketenteraman hidup, nama pamor yang memiliki beragam penafsiran dalam tradisi perkerisan, serta atribusi tangguh yang berkaitan dengan wilayah Madiun. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya tosan aji yang menarik untuk dipelajari melalui bentuk, penamaan, sejarah, dan tradisi yang menyertainya.

PNJ372

Keris Tilam Upih Pamor Gubet Buntel Mayat

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 12 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait