● online
- Keris Brojol Tuban Pajajaran
- Keris Naga Penganten Kinatah Emas
- Tombak Seken Biring Jaler Sepuh
- Keris Brojol Pamor Kul Buntet Sekar Lampes
- Keris Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo Tangguh Bage
- Keris Jalak Ngore Kinatah Emas Taman Sari
- Keris Makoro Kinatah Emas Pamor Wiji Timun
- Keris Pasopati Pamor Wengkon Besi Hurap
Keris Jalak Ngore Patrem
Rp 1.900.000| Kode | P190 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Jalak Ngore, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Jalak Ngore |
| Pamor | : Wos Wutah |
| Tangguh | : Madiun |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta, Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Narada Kandha, Bahan Kayu Jati |
| Mendak | : Widengan Bahan Kuningan |
Keris Jalak Ngore Patrem
Dhapur Jalak Ngore
Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang tansah ngawe ngawe ngupaya boga, kinarya anyekapi ing bab kabetahanipun. Dhumateng tuk sumberipun, asal usulipun, inggih punika wangsul dhateng susuhipum ambekta kabetahaning gesangipun.
Terjemahan secara bebas : Bagi Orang Jawa, burung merupakan symbol pelipur duka, memberikan rasa senang dihati, menghilangkan rasa kejengkelan hati, sedangkan gambaran sosoknya, dimana kepakan sayapnya melambai lambai sambil mengepakkan sayap bersuara dengan keras ( Ngore) merupakan usaha dalam mencari pangan( nafkah) untuk memenuhi kebutuhan. Burung yang telah mendapatkan pangan kemudian pulang kembali ke sarangnya ( Rumah dan Keluarganya).
Jalak merupakan burung peliharaan dalam masyarkat jawa yang mempunyai kepekaan tinggi terhadap lingkungannya dan sesuatu ha lasing yang dijumpai (Wasoada). Dalam mencari makan, burung jalak mempunyai sifat saling menguntungkan (tidak merugikan orang lain). DI sisi lain, Jalak merupakan burung yang sangat setia terhadap pasangannya. Kata Ngore dapat berasal dari kata “Mudhar”, yang berarti mengurai. Ngore mempunyai makna aktif bergerak melepaskan dari kesulitan / keruwetan dari setiap permasalahan secara teliti dan bertahap. Hal ini Juga berorientasi pada ketekunan.
Keris Patrem
Keris Patrem merupakan salah satu bentuk keris tradisional yang populer di Jawa, khususnya di lingkungan Kesultanan Yogyakarta. Patrem memiliki ukuran lebih kecil dibanding keris biasa, biasanya berkisar antara 15 hingga 25 sentimeter, dan beberapa sumber menyebut bahwa semua keris dengan panjang kurang dari 30 sentimeter dapat disebut Patrem.
Meskipun ukurannya ringkas, Patrem tetap mempertahankan keindahan dan keanggunan khas keris Jawa. Bilahnya menampilkan pamor, pasikutan, dan ricikan yang sarat estetika, menjadikannya bukan sekadar senjata, tetapi juga simbol budaya dan spiritual. Ukurannya yang kecil membuat Patrem mudah dibawa atau disandangkan, sehingga sering digunakan sebagai pelengkap upacara atau sebagai pusaka pribadi.
Secara filosofi, Patrem melambangkan ketelitian, kehati-hatian, dan kesadaran diri. Ukurannya yang ringkas bukanlah tanda kelemahan, melainkan cerminan dari kemampuan menyimpan energi, nilai spiritual, dan ketahanan batin. Keris Patrem menjadi bukti kehalusan budaya, seni tempa, dan filosofi kehidupan Jawa—senjata kecil yang menyimpan kekuatan dan makna besar.
Keris Jalak Ngore Patrem
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 52 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Brojol Dalam masyarakat yang memandang keris dari sisi esoteri, dhapur keris Brojol sering dikaitkan dengan tuah yang dipercaya dapat “memperlancar kelahiran jabang bayi.” Karena itu, sebagian orang menganggap keris ini hanya cocok bagi mereka yang berprofesi sebagai dukun bayi. Benar atau tidaknya kepercayaan itu tentu hanya Tuhan yang mengetahui. Namun kenyataannya, banyak pula masyarakat… selengkapnya
Rp 2.500.000Tombak Seken Biring Jaler Sepuh Dhapur tombak Biring Jaler, yang juga dikenal sebagai Biring Lanang, memiliki nama asli Biring Ing Palanangan. Secara etimologis, istilah ini tersusun dari kata biri yang berarti kebiri, ing yang berarti untuk atau pada, serta palanangan yang berarti kemaluan laki-laki. Jika disatukan, maknanya menjadi “tombak sebagai senjata untuk mengebiri kemaluan laki-laki.”… selengkapnya
Rp 850.000Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas Kamarogan Sepuh Tangguh Mataram Sultan Agung Jika dicermati dari prejengan-nya, pusaka ini jelas memperlihatkan langgam Mataram pada masa keemasan Sultan Agung. Proporsinya tampak serasi, dengan bilah yang luwes dan berwibawa. Pasikutan-nya ndemes, tampan, dan enak dipandang. Warna besinya agak pucat—menandakan tempa yang murni, nyaris tanpa campuran baja—memunculkan kesan… selengkapnya
Rp 100.000.000














Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.