● online
Keris Jangkung Pacar Luk 3 Madiun Sepuh
Rp 4.500.000| Kode | F374 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Jangkung Pacar, Keris |
| Jenis | : Keris Luk 3 |
| Dhapur | : Jangkung Pacar |
| Pamor | : Ngulit Semangka |
| Tangguh | : Madiun |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Untu Walang, Bahan Kuningan |
Keris Jangkung Pacar Luk 3 Madiun Sepuh
Dhapur Jangkung Pacar
Keris Jangkung Pacar merupakan salah satu dhapur keris berlekuk atau luk dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Jangkung Pacar memiliki makna yang menarik untuk ditelusuri. Kata jangkung dalam bahasa Jawa dapat dimaknai sebagai perlindungan atau pengayoman, sedangkan pacar merupakan sebutan untuk tanaman pacar yang dikenal dalam kehidupan masyarakat Jawa sebagai bahan pewarna alami, terutama untuk menghias kuku.
Dalam pemaknaan budaya, nama Jangkung Pacar dapat dikaitkan dengan harapan akan perlindungan, kasih sayang, dan hubungan kehidupan yang terpelihara dengan baik. Penamaan dhapur ini juga menjadi bagian dari kekayaan istilah Jawa yang banyak mengambil inspirasi dari alam, tumbuhan, dan kehidupan sehari-hari.
Pamor Kulit Semangka
Pamor Kulit Semangka merupakan salah satu motif pamor yang memiliki pola menyerupai permukaan kulit buah semangka. Motifnya memperlihatkan susunan garis atau guratan yang menyebar pada permukaan bilah, sehingga menghadirkan tampilan yang khas dan mudah dikenali. Nama pamor ini diambil dari kemiripan visualnya dengan tekstur kulit buah semangka.
Dalam tradisi pemaknaan pamor Jawa, Kulit Semangka kerap dikaitkan dengan harapan akan ketenteraman, kecukupan rezeki, dan kehidupan yang sejahtera. Sebagaimana buah semangka yang memiliki banyak biji, motif ini juga sering dihubungkan dengan gambaran keberlimpahan dan kesuburan. Pemaknaan tersebut merupakan bagian dari simbolisme budaya yang berkembang dalam masyarakat perkerisan.
Tangguh Madiun
Tangguh Madiun merupakan salah satu penyebutan tangguh dalam tradisi perkerisan Jawa yang dikaitkan dengan wilayah Madiun, Jawa Timur. Wilayah ini memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah dan perkembangan kebudayaan Jawa, termasuk tradisi pembuatan serta kepemilikan keris.
Dalam penangguhan keris, identifikasi Madiun dilakukan dengan mengamati sejumlah unsur, seperti bentuk bilah, ricikan, karakter besi, pola garap, dan pasikutan secara keseluruhan. Penilaian tersebut kemudian dibandingkan dengan ciri-ciri keris yang dikenal dalam tradisi tangguh terkait. Karena penangguhan merupakan bagian dari metode identifikasi tradisional, penyebutan Madiun sebaiknya dipahami sebagai atribusi yang perlu ditinjau berdasarkan keseluruhan karakter bilah dan referensi yang mendukungnya.
Keris Jangkung Pacar dengan pamor Kulit Semangka dan tangguh Madiun ini menghadirkan perpaduan antara nama dhapur yang lekat dengan gambaran perlindungan dan pengayoman, motif pamor yang menyiratkan harapan akan kecukupan serta kesejahteraan, dan atribusi tangguh yang berkaitan dengan wilayah Madiun. Perpaduan tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya tosan aji yang menarik untuk dipelajari melalui bentuk, penamaan, dan nilai-nilai tradisi yang menyertainya.
F374
Keris Jangkung Pacar Luk 3 Madiun Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 13 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Singo Barong Luk 11 Kinatah Emas Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya… selengkapnya
Rp 100.000.000Keris Balebang Luk 7 Bali Sepuh FILOSOFI berasal dari kata Bale (bangunan) Kambang (terapung di atas air), yaitu bangunan yang terdapat pada bagian tengah kolam yang digunakan untuk kepentingan anggota kerajaan. Kedua unsur kata “Bale” dan “Kambang” tersebut tidak bisa dipisahkan karena keduanya merupakan satu kesatuan yang menunjukkan satu bangunan tertentu. Bale Kambang dulunya adalah… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Sepokal Luk 7 Mataram Amangkurat Siapa yang tak kenal pohon pisang? Tanaman sederhana yang tumbuh di mana-mana, namun penuh makna kehidupan. Dari akar hingga daun, dari batang hingga buahnya — semua memberi manfaat, tak ada yang sia-sia darinya. Dari pohon inilah para empu leluhur kita mengambil ilham, lalu menurunkannya dalam wujud pusaka yang disebut… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Singa Barong Luk 11 Kinatah Emas Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya… selengkapnya
Rp 55.000.000Dhapur Sengkelat (Luk 13) Dhapur Sengkelat merupakan salah satu bentuk keris yang paling terkenal di Nusantara. Namanya sering muncul dalam berbagai babad, cerita rakyat, dan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun. Sengkelat sering dikaitkan dengan Kiai Sengkelat, pusaka Majapahit yang konon hilang setelah dibawa Adipati Blambangan. Dalam berbagai kisah, Sengkelat menjadi simbol keberanian dan suara rakyat… selengkapnya
Rp 40.000.000Dhapur Jalak Ngore Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang… selengkapnya
Rp 100.000.000Dhapur Tilam Upih Keris Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang cukup dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Nama Tilam Upih berasal dari kata tilam yang berarti alas tidur dan upih yang merujuk pada anyaman daun sebagai alas. Penamaan ini kerap dimaknai sebagai gambaran kesederhanaan, ketenteraman, dan kehidupan rumah tangga yang tenteram. Dalam tradisi… selengkapnya
Rp 9.500.000Dhapur Santan Keris Dhapur Santan adalah satu dhapur keris luk 11 yang sekarang sangat jarang dijumpai dan termasuk dhapur langka. Memiliki ricikan pejetan, tikel alis, sogokan depan, kembang kacang, lambe gajah, greneng. Pada tahun jawa 522, Empu Sugati membuat pusaka ber-dhapur Santan dan Karacan atas perintah dari Prabu Kala di Negeri Purwacarito, Prabu Kala merupakan… selengkapnya
Rp 4.111.000Keris Tilam Sari Pamor Beras Wutah Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka,… selengkapnya
Rp 6.000.000


















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.