● online
- Keris Brojol Dwi Pamor Sepuh
- Keris Singa Sinebaning Dilah Sepuh Langka
- Keris Sempana Pamor Junjung Derajat
- Keris Kebo Lajer Pamor Slewah Tuban Pajajaran
- Keris Tilam Upih Mataram Kartasura
- Keris Murma Malela Mataram Amangkurat
- Keris Brojol Gonjo Iras Tuban Winongan
- Keris Sengkelat Pamor Wiji Timun Tangguh Srimangan
Keris Tilam Upih Mataram Kartasura
Rp 4.000.000| Kode | TAG335 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris, Tilam Upih |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Tilam Upih |
| Pamor | : Pedaringan Kebak |
| Tangguh | : Kartasura |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Trembalo Iras |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Nagasari |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Mamas |
| Mendak | : Angkup Randu, Bahan Tembaga |
Keris Tilam Upih Mataram Kartasura
Keris Tilam Upih Mataram Kartasura
Keris ini memiliki dhapur Tilam Upih, salah satu dhapur keris lurus yang dikenal luas dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana dan tenang, dengan karakter yang tidak banyak menampilkan ornamen berlebihan. Nama Tilam Upih berkaitan dengan tilam sebagai alas untuk beristirahat dan upih sebagai pelepah pinang yang digunakan sebagai pelindung. Karena itu, dhapur ini kerap dimaknai sebagai perlambang ketenteraman, perlindungan, keteduhan, dan kehidupan yang memiliki pijakan kuat. Kesederhanaannya menjadi pengingat bahwa kehidupan yang baik tidak selalu membutuhkan kemewahan, tetapi membutuhkan ketenangan dan dasar yang kokoh.
Pada bilahnya terdapat pamor Pedaringan Kebak, yaitu pamor dengan motif yang memenuhi permukaan bilah secara merata. Nama pedaringan berkaitan dengan tempat menyimpan beras atau bahan pangan, sedangkan kebak berarti penuh. Secara simbolik, pamor ini sering dimaknai sebagai perlambang kecukupan, kemakmuran, dan terpenuhinya kebutuhan hidup. Lebih dari sekadar harapan akan banyaknya rezeki, Pedaringan Kebak juga mengandung pesan agar apa yang dimiliki dapat dijaga dan dikelola dengan baik, sehingga membawa kecukupan bagi diri sendiri maupun keluarga.
Dari sisi tangguh, keris ini diperkirakan Mataram Kartasura, sebuah periode penting dalam perjalanan sejarah Mataram Islam. Masa Kartasura merupakan bagian dari perkembangan tradisi Mataram setelah perpindahan pusat pemerintahan dari Plered, dan kemudian menjadi salah satu fase yang mewarnai perkembangan seni, budaya, serta tradisi perkerisan Jawa. Keris-keris yang dinisbatkan pada tangguh ini umumnya memiliki karakter garap yang matang dengan pembawaan yang khas.
Perpaduan dhapur Tilam Upih, pamor Pedaringan Kebak, dan tangguh Mataram Kartasura menghadirkan sebuah keris dengan karakter yang sederhana namun penuh makna: ketenteraman sebagai dasar kehidupan, kecukupan sebagai hasil yang disyukuri, serta kematangan dalam menjalani perjalanan hidup.
TAG335
Keris Tilam Upih Mataram Kartasura
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 22 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol Tangguh Madura Koso Dalam masyarakat yang memandang keris dari sisi isoteri, seringkali dhapur keris Brojol ini dikaitkan dengan tuahnya “memperlancar kelahiran jabang bayi”. Sehingga mungkin banyak orang yang menganggap keris ini hanya cocok untuk mereka yang berprofesi sebagai dukun bayi. Benar dan tidaknya mengenai tuah tersebut, hanya Tuhan yang mengetahui. Namun di sisi… selengkapnya
Rp 3.333.000Keris Brojol Tuban Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menekankan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen yang berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan menapaki laku hidup dengan sikap terbuka dan apa adanya. Dalam tradisi tosan aji, dhapur ini kerap dimaknai sebagai simbol awal mula, kelahiran, dan kesiapan menghadapi… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Sinom Robyong Kinatah Emas Keris Sinom Robyong adalah salah satu pusaka yang sarat makna, terutama dalam kaitannya dengan harapan, pertumbuhan, dan keseimbangan hidup. Nama sinom berasal dari kata “enom” atau “muda,” yang melambangkan semangat baru, kesegaran, dan permulaan yang dipenuhi harapan. Sementara itu, robyong berarti “berkembang,” “menyebar,” atau “memenuhi ruang,” layaknya tunas muda yang… selengkapnya
Rp 45.900.000Dhapur Dholog Dholog adalah salah satu bentuk dhapur keris luk lima. Ukuran panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis dan sraweyan. Ricikan lainnya tidak ada. “Jati nom arane dholog” Dholog berasal dari bahasa sansekerta yang artinya pohon jati muda. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada masanya. Ada masa… selengkapnya
Rp 15.000.000Dhapur Tilam Upih TILAM UPIH, dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Tilam Upih Pamor Tambal Tangguh Pajajaran Keris ini berdhapur Tilam Upih, salah satu dhapur lurus yang dikenal sederhana namun sarat makna. Bentuk bilahnya yang tegas dan proporsional menjadikan dhapur ini banyak digemari oleh para pecinta tosan aji. Secara filosofis, Tilam Upih dimaknai sebagai lambang ketenteraman, kesederhanaan, dan kehidupan yang kokoh berlandaskan nilai-nilai kebaikan. Sebagaimana… selengkapnya
Rp 3.500.000Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih bermakna tikar dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman dalam rumah tangga. Karena itu, dhapur Tilam Upih menjadi salah satu pusaka keluarga yang paling sering diwariskan turun-temurun. Para sesepuh memberikan dhapur ini kepada anak-cucu yang menikah sebagai doa agar rumah tangga mereka senantiasa tenteram, mulia, dan berkecukupan…. selengkapnya
Rp 3.800.000Keris Pamor Udan Mas Sepuh Keris dengan dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus yang telah dikenal sejak lama dalam tradisi perkerisan Nusantara. Nama Tilam Upih memiliki makna yang sederhana namun sarat filosofi. Tilam berarti alas atau tempat beristirahat, sedangkan upih merujuk pada pelepah pinang yang dalam kehidupan tradisional digunakan sebagai pembungkus sekaligus… selengkapnya
Rp 10.000.000Keris Sengkelat Corok Kinatah Emas Sengkelat ada yang menyebutnya Sangkelat, adalah salah satu bentuk dhapur luk tiga belas. Keris dhapur Sangkelat mudah dijumpai karena banyak jumlahnya dan salah satu dhapur klangenan yang dianggap wajib dimiliki oleh Pecinta Tosan Aji. Selain keris pusaka Kanjeng Kyai Ageng Sengkelat milik Keraton Kasunanan Surakarta, ada beberapa pusaka milik keraton… selengkapnya
Rp 50.000.000
























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.