● online
Kaos Ndudut Ati Edisi I – Keris dan Wayang
| Stok | Habis |
| Kategori | Merchandise |
Kaos Ndudut Ati Edisi I – Keris dan Wayang
| Nama | : Ndudut Ati Edisi I |
| Kode Produk | : MERC-001 |
| Warna | : Hitam |
| Bahan | : Catton Combad 30s Premium |
| Sablon | : DTF (Direct to Film) |
| Harga Size M, L, XL | : Rp. 100.000 |
| Harga Size XXL | : Rp. 110.000 |
| Harga Size XXXL | : Rp. 120.000 |
Palugada444 – Warisan Budaya dalam Gaya Modern
Perpaduan kekuatan tradisi dan gaya modern hadir dalam desain eksklusif kaos dari palugada444. Kaos ini menampilkan perpaduan antara dua simbol besar Nusantara: keris dan wayang. Keris, yang dikenal sebagai pusaka agung, melambangkan ketajaman pikiran, keberanian, dan spiritualitas yang mendalam. Sementara wayang, sebagai warisan seni pertunjukan yang kaya dengan filosofi hidup, mencerminkan perjalanan manusia dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Bahan Premium, Kenyamanan Maksimal
Kaos ini terbuat dari bahan cotton combed 30s premium yang terkenal karena kelembutannya, memberikan kenyamanan luar biasa saat dikenakan. Serat kainnya halus, ringan, dan menyerap keringat, menjadikan kaos ini pilihan sempurna untuk aktivitas sehari-hari maupun acara spesial.
Teknologi Sablon Mutakhir
Dengan menggunakan teknik DTF (Direct to Film) premium, setiap detail desain keris dan wayang dicetak dengan presisi tinggi, menghasilkan warna yang tajam dan tahan lama. Sablon ini dirancang untuk tetap awet meskipun sering dicuci, sehingga kaos ini bukan hanya terlihat indah, tetapi juga tahan terhadap waktu.
Desain yang Berbicara
Kaos ini lebih dari sekadar pakaian—ini adalah pernyataan. Melalui perpaduan keris dan wayang, kami mengajak Anda untuk merangkul warisan budaya yang kaya, sekaligus tampil dengan gaya yang modern dan penuh makna. Cocok untuk mereka yang bangga dengan akar budaya Nusantara, namun tetap ingin tampil stylish dalam keseharian.
Palugada444 – Gaya, Makna, dan Kualitas
Kaos dengan perpaduan keris dan wayang ini adalah bukti bahwa warisan budaya bisa hidup dalam setiap langkah dan gerakan Anda. Bergabunglah dengan kami dalam melestarikan nilai-nilai luhur sembari tetap tampil fashionable.
Kaos Ndudut Ati Edisi I – Keris dan Wayang
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 880 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Pamor Sodo Lanang Sodo Sakler, Sodo adalah lidi, Sakler adalah satu batang, arti harafiahnya adalah Lidi Sebatang. Mungkin di setiap daerah berbeda penyebutannya, seperti ada yang menyebut adeg siji, sodo saren atau sodo lanang. Sesuai dengan namanya gambaran motif pamornya berupa garis lurus membujur sepanjang tengah bilah atau jika terdapat pada keris luk, garisnya membujur dari sor-soran hingga… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Singo Barong Pamor Pedaringan Kebak Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya pengaruh… selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Naga Liman Kinatah Emas NAGA LIMAN, adalah salah satu bentuk dhapur keris, dimana bagian gandik keris diukir dengan bentuk kepala gajah, lengkap dengan belalainya (kadang dibuat sangat detail lengkap dengan bagian gading dan telinga) tetapi tanpa badan sang gajah itu sendiri karena badan naga liman merupakan perwujudan dari sosok ular (biasanya dibuat tersamar mirip… selengkapnya
Rp 37.000.000Keris Pasopati Kinatah Emas Tangguh PB X Keris Pasopati merupakan salah satu dhapur keris lurus yang sangat populer. Karakteristik utamanya adalah bilahnya dengan permukaan nggigir sapi, serta beberapa ricikan khas seperti kembang kacang pogog, lambe gajah satu, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, greneng, ri pandan dan terkadang dilengkapi dengan gusen serta lis-lisan. Keberadaan dhapur Pasopati… selengkapnya
Rp 155.000.000Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya
Rp 3.000.000Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur. Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Brojol Pamor Lawe Saukel Pusaka ini merupakan keris lurus berdhapur Brojol, berpamor Lawe Saukel, bertangguh Tuban era Mataram—sebuah fase peralihan penting yang mempertemukan kekuatan garap pesisir dengan keluwesan rasa Mataraman. Dari sisi material, bilah memperlihatkan besi yang padat dan berisi, menandakan proses tempaan yang matang serta penuh ketelitian. Warna pamor tampak terang dan hidup,… selengkapnya
Rp 15.000.000Keris Brojol Pamor Udan Mas Sepuh Sebilah keris lurus berdhapur Brojol ini menghadirkan kesederhanaan bentuk yang menyimpan kedalaman makna. Keistimewaannya terletak pada pamor Udan Mas, pamor klasik yang sejak lama dipandang sebagai salah satu simbol kemakmuran paling luhur dalam tradisi perkerisan Nusantara. Pamor Udan Mas kerap disalahpahami sebagai pamor yang menjanjikan kekayaan secara instan. Padahal,… selengkapnya
Rp 15.000.000Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Brojol Pamor Tejo Kinurung Pusaka ini mengenakan busana model gayaman gagrak Surakarta. Kayu yang digunakan adalah kayu trembalo lawasan dengan gandar iras, yaitu dibuat tanpa sambungan sehingga memberikan kesan utuh dan kokoh. Bagian deder—yang di Surakarta dikenal sebagai jejeran—menggunakan model yudawinatan khas Surakarta, juga dari bahan trembalo lawasan. Ukirannya tampak sangat detail, dengan cecekan… selengkapnya
Rp 4.500.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.