● online
Keris Jalak Sumelang Gandring Mageti Sepuh
Rp 4.555.000| Kode | F082 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Jalak Sumelang Gandring, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Jalak Sumelang Gandring |
| Pamor | : Keleng |
| Tangguh | : Mageti I |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Trembalo |
Keris Jalak Sumelang Gandring Mageti Sepuh
Keris Jalak Sumelang Gandring Mageti Sepuh
Keris Jalak Sumelang Gandring memancarkan aura waspada dan keteguhan yang dalam. Nama Sumelang Gandring berarti selalu siaga dan tidak lengah, sebuah perlambang dari jiwa yang sadar penuh, senantiasa eling lan waspada dalam menapaki kehidupan.
Dhapur Jalak menggambarkan karakter yang teguh, sederhana, namun berisi kekuatan sejati. Seperti burung jalak yang selalu waspada dan setia pada kawannya, dhapur ini melambangkan kesetiaan dan kewaspadaan hati dalam menghadapi segala keadaan.
Bilahnya berhiaskan pamor Keleng, jenis pamor yang tampak polos tanpa corak mencolok, namun bukan berarti tanpa pamor. Pamor Keleng tetap mengandung bahan pamor di dalam bilahnya — hanya saja motifnya disembunyikan, tidak dibuat tampak di permukaan.
Teknik ini hanya bisa dilakukan oleh empu berpengalaman dan mumpuni, karena memerlukan keseimbangan antara besi, baja, dan bahan pamor agar menyatu secara halus dan sempurna.
Secara filosofi, pamor Keleng melambangkan kekuatan tersembunyi, kesederhanaan yang berisi, serta kebijaksanaan dalam diam.
Perpaduan antara Jalak Sumelang Gandring dan pamor Keleng menghadirkan pusaka dengan karakter:
waspada namun tenang, sederhana namun kuat, dan berisi makna yang dalam di balik keteduhannya.
Keris ini bukan hanya simbol perlindungan dan kewaspadaan, tetapi juga pengingat bahwa kekuatan sejati tidak selalu harus tampak di permukaan, karena yang tersembunyi sering kali lebih berdaya dan bermakna.
P082
Keris Jalak Sumelang Gandring Mageti Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.136 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol Pamor Mayang Mekar Keris Brojol dikenal sebagai salah satu dhapur yang paling sederhana sekaligus paling tua dalam dunia perkerisan Nusantara. Ia tidak memiliki luk, bentuk bilahnya lurus dengan ujung agak meruncing, gandik polos tanpa kembang kacang, dan ricikan yang sangat minimalis. Namun, justru dalam kesederhanaannya itulah tersimpan makna yang dalam. Kata brojol dalam… selengkapnya
Rp 13.000.000Keris Udan Mas Tangguh Tuban Sepuh Menurut kisah tutur, Sunan Kalijaga pernah memberikan wejangan kepada para pengikutnya bahwa keris pertama yang sebaiknya dimiliki adalah Keris Tilam Upih. Sekilas, pilihan ini tampak ganjil. Mengapa bukan keris-keris yang dianggap lebih indah dan megah, seperti Sengkelat dengan lekuk tiga belas yang memikat, Pasopati dengan lambang kesatrianya, atau Megantara… selengkapnya
Rp 25.000.000Dhapur Buto Ijo Dalam khazanah budaya Jawa, istilah buto merujuk pada sosok raksasa, sementara ijo berarti hijau. Dalam dunia pewayangan, para raksasa—disebut pula denawa atau golongan Asura—digambarkan jauh dari sifat ketuhanan (a-sura: bukan dewa). Bentuknya besar, buruk rupa, dan menakutkan: hidung melengkung seperti tepi perahu (canthiking baita), mata membulat lebar, mulut bergigi besar, taring panjang, rambut gimbal, bulu lebat (dhiwut), dan ekspresi… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Sepokal Luk 7 Mataram Amangkurat Siapa yang tak kenal pohon pisang? Tanaman sederhana yang tumbuh di mana-mana, namun penuh makna kehidupan. Dari akar hingga daun, dari batang hingga buahnya — semua memberi manfaat, tak ada yang sia-sia darinya. Dari pohon inilah para empu leluhur kita mengambil ilham, lalu menurunkannya dalam wujud pusaka yang disebut… selengkapnya
Rp 4.000.000Dhapur Sempana Bungkem Pusaka yang istimewa ini memiliki nama dhapur yang begitu fenomenal. Namanya Sempono Bungkem.. Ciri khas otentik yang gampang sekali kita lihat adalah sekar kacang pada gandiknya yang menancap dan menyatu dengan gandiknya. Sekar kacang inilah yang disebut dengan sekar kacang mbungkem. Konon Keris Sempono Bungkem memiliki angsar yang baik untuk membungkam lawan… selengkapnya
Rp 20.000.000Keris Jalak Ngore Pamor Ron Genduru Sinebit Winengku Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun :… selengkapnya
Rp 15.500.000Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih merujuk pada tikar sederhana dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman, kehangatan, dan kemapanan rumah tangga. Itulah sebabnya dhapur Tilam Upih sering dijadikan pusaka keluarga yang diwariskan turun-temurun, terutama kepada anak-cucu yang memasuki kehidupan berumah tangga. Para sesepuh menjadikannya sebagai doa yang berwujud pusaka: harapan agar keluarga… selengkapnya
Rp 2.800.000Nagasasra Dhapur Keris Legendaris Dari sekian banyak dhapur yang dikenal dalam dunia perkerisan, Nagasasra menempati posisi istimewa. Namanya melegenda—dikenal bukan hanya di kalangan pecinta tosan aji, tetapi juga oleh masyarakat luas yang mungkin tidak begitu akrab dengan dunia pusaka. Setiap kali nama-nama besar keris disebut, Nagasasra hampir selalu menjadi bagian dari pembicaraan. Salah satu penyebab… selengkapnya
Rp 120.000.000







Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.