● online
Keris Jalak Ngore Pamor Wahyu Tumurun
Rp 5.500.000| Kode | F354 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Jalak Ngore, Keris |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Jalak Ngore |
| Pamor | : Wahyu Tumurun |
| Tangguh | : Mataram Kartasura |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Jalak Ngore Pamor Wahyu Tumurun
DHAPUR JALAK NGORE
Jalak Ngore mengambil nama dari gambaran burung jalak yang sedang mencari atau mengais sesuatu. Secara filosofi, dapat dimaknai sebagai ketekunan, kejelian, dan kesungguhan dalam mencari rezeki serta menjalani kehidupan. Piwulangnya adalah agar manusia tidak hanya menunggu, tetapi mau berusaha dan memanfaatkan kesempatan dengan bijaksana.
PAMOR WAHYU TUMURUN
Wahyu Tumurun secara harfiah berarti wahyu yang turun. Secara filosofi, pamor ini sering dimaknai sebagai simbol anugerah, petunjuk, dan datangnya kesempatan baik. Maknanya bukan sekadar keberuntungan, tetapi juga pengingat bahwa ketika mendapatkan kesempatan atau amanah, manusia harus mampu menjaganya dengan laku yang baik.
TANGGUH MATARAM KARTASURA
Tangguh Mataram Kartasura merujuk pada perkembangan tradisi perkerisan pada masa Mataram Kartasura, setelah pusat pemerintahan Mataram berpindah dari Plered ke Kartasura pada akhir abad ke-17. Kartasura kemudian menjadi pusat pemerintahan Mataram hingga awal abad ke-18, sebelum pusat kerajaan berpindah ke Surakarta pada 1745. Periode ini merupakan bagian penting dalam perkembangan budaya dan tradisi keris di lingkungan Mataram.
Keris Jalak Ngore Pamor Wahyu Tumurun
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 15 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol Pamor Tirto Tumetes Rojo Gundolo Tangguh Majapahit Keris Brojol merupakan salah satu dhapur lurus yang dikenal sederhana namun memiliki makna filosofi yang mendalam. Dengan ricikan yang tidak banyak, berupa gandik lugas dan pejetan, dhapur ini justru menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati, terutama bagi para pecinta tosan aji yang mengawali perjalanan koleksinya…. selengkapnya
Rp 5.500.000Dhapur Sura Luk 9 Keris di belahan Nusantara ini secara umum memang memiliki dasar aspek yang sama. Namun pada beberapa daerah tertentu memiliki gaya atau style yang khas dan berbeda-beda. Salah satunya adalah keris dengan tangguh Bugis ini. Secara bentuk dasar ia tetap memenuhi aspek keris yang sama, namun secara khusus ia memiliki karakteristik yang… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Sempana Luk 11 Pamengkang Jagad Keris ini memiliki dhapur Sempana luk 11, salah satu varian Sempana yang dikenal sederhana, proporsional, namun relatif lebih jarang dijumpai dibandingkan Sempana luk 9, 13, maupun 17. Ricikannya berupa sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, dan greneng. Nama Sempana berasal dari supeno, yang bermakna harapan, impian, atau cita-cita. Karena… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Naga Sapta Luk 7 Pamor Keleng Naga merupakan salah satu binatang mitologis yang melegenda hampir di seluruh dunia. Sebagai makhluk mitologis perwujudannya pun akan tampak berbeda-beda, tak terkecuali Naga Jawa. Kisah-kisah tentang Naga di Pulau Jawa pada umumnya berintikan kisah-kisah mitologis mengenai tuntunan (pedoman nilai-nilai luhur) dan tontonan (divisualkan secara indah). Dalam rentang sejarahnya… selengkapnya
Rp 7.200.000DHAPUR SABUK INTEN Sabuk Inten secara harfiah dapat dimaknai sebagai ikat pinggang berlian atau permata. Secara filosofi, nama ini dapat dimaknai sebagai simbol tekad, keteguhan, dan nilai diri. Sebagaimana permata yang bernilai, manusia juga diingatkan untuk menjaga kualitas diri melalui laku, kejujuran, dan tanggung jawab. PAMOR KULIT SEMANGKA Pamor Kulit Semangka mengambil nama dari kemiripannya… selengkapnya
Rp 4.000.000Dhapur Jalak Ngore Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang… selengkapnya
Rp 3.500.000Tombak Ron Pring Tombak Ron Pring / Godong Pring merupakan salah satu dhapur tombak yang mengambil inspirasi dari alam. Godong berarti daun, sedangkan pring berarti bambu, sehingga secara harfiah berarti daun bambu. Bentuk bilahnya yang ramping dan memanjang mengingatkan pada bentuk daun bambu yang sederhana namun anggun. Bambu dikenal sebagai tanaman yang banyak memberikan manfaat…. selengkapnya
Rp 2.000.000Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 5.500.000Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 4.600.000






















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.