● online
- Keris Kebo Kantong Luk 5 Madiun Sepuh....
- Keris Naga Anom Kinatah Emas....
- Keris Paksi Naga Liman Kinatah Emas....
- Keris Tilam Upih Pamor Bendo Segodo Sepuh....
- Keris Tilam Sari Pamor Tejo Kinurung....
- Keris Jalak Dinding Pamor Wos Wutah....
- Keris Carita Genengan Pajajaran....
- Keris Tilam Upih Pamor Pancuran Mas....
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
Rp 7.200.000| Kode | TAG142 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris, Kontemporer |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kyai Bagong Astrajingga |
| Pamor | : Lar Gangsir |
| Tangguh | : Kamardikan Kontemporer |
| Warangka | : Branggah Yogyakarta, Kayu Timoho |
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
Keris ini bukan termasuk Pusaka sepuh, ia adalah Pusaka Kamardikan dengan gaya kontemporer. Kami pesan khusus kepada salah seorang Empu dengan ornamen yang berupa sosok Bagong.
Bagong adalah tokoh punakawan dalam cerita pewayangan. Ia melambangkan kritik sosial dan kecerdasan yang dibalut kepolosan. Ornamen Bagong pada keris mengajarkan bahwa kebenaran kadang datang dari yang sederhana dan bahwa kesederhanaan bisa menjadi alat pembuka kesadaran yang lebih tinggi.
Keris ini sengaja kami buat bukan tanpa sebab, ia merupakan salah satu penghubung rasa bagi kami kepada salah seorang Dalang kondang yang sangat iconik dengan tokoh bagong.
Ia adalah Almarhum Ki Seno Nugroho. Tepat saat kepergian beliau keris ini kami pesan. Meskipun Ki Seno telah tiada, lewat pusaka ini kami mengabadikan nilai-nilai dharma yang telah ia tanamkan kepada seluruh masyarakat pewayangan. Dan melalui keris ini pula Ki Seno akan tetap hidup dalam nilai serta dalam hati para pecintanya.
Begitulah Keris menjadi Pusaka, bukan hanya soal sepuh, dan hiasan emas yang menjadikannya bernilai, tetapi juga simbol, historis serta nilai yang sudah disematkan di dalamnya.
TAG142
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3.103 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Sari Pamor Beras Wutah Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka,… selengkapnya
Rp 6.000.000Dhapur Sura Luk 9 Keris di belahan Nusantara ini secara umum memang memiliki dasar aspek yang sama. Namun pada beberapa daerah tertentu memiliki gaya atau style yang khas dan berbeda-beda. Salah satunya adalah keris dengan tangguh Bugis ini. Secara bentuk dasar ia tetap memenuhi aspek keris yang sama, namun secara khusus ia memiliki karakteristik yang… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Kelap Lintah Pamor Singkir Dhapur Kelap Lintah merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal dengan sosok bilahnya yang ramping, luwes, dan berkesan hidup. Nama kelap dan lintah sendiri mengandung makna kelincahan serta daya lekat—melambangkan kemampuan beradaptasi, ketahanan dalam menghadapi tekanan, dan kecerdikan dalam menyiasati keadaan. Dhapur ini kerap dimaknai sebagai pusaka yang bekerja… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Pamor Sodo Lanang Sodo Sakler, Sodo adalah lidi, Sakler adalah satu batang, arti harafiahnya adalah Lidi Sebatang. Mungkin di setiap daerah berbeda penyebutannya, seperti ada yang menyebut adeg siji, sodo saren atau sodo lanang. Sesuai dengan namanya gambaran motif pamornya berupa garis lurus membujur sepanjang tengah bilah atau jika terdapat pada keris luk, garisnya membujur dari sor-soran hingga… selengkapnya
Rp 2.500.000Dhapur Sengkelat Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan kruwingan. Membicarakan… selengkapnya
Rp 35.000.000Keris Sengkelat Luk 13 Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan… selengkapnya
Rp 7.000.000Dhapur Tilam Upih Dalam tradisi Jawa, tilam upih merujuk pada tikar sederhana dari anyaman daun yang digunakan untuk tidur—sebuah simbol ketenteraman, kehangatan, dan kemapanan rumah tangga. Itulah sebabnya dhapur Tilam Upih sering dijadikan pusaka keluarga yang diwariskan turun-temurun, terutama kepada anak-cucu yang memasuki kehidupan berumah tangga. Para sesepuh menjadikannya sebagai doa yang berwujud pusaka: harapan agar keluarga… selengkapnya
Rp 2.800.000Dhapur Carita Keprabon Kehidupan manusia seperti lakon dramatis yang terpampang di atas panggung dunia, bermain dalam skenario yang telah tertulis oleh Sang Pencipta. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, manusia tampil sebagai pemeran utama, menari di atas lingkaran waktu yang terus berputar. Carita, dalam konteks ini, melambangkan peristiwa atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan sehari-hari…. selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Sengkelat Tangguh Blambangan Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan… selengkapnya
Rp 13.000.000


















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.