● online
- Keris Nogo Sosro Luk 9 Kinatah Emas Kamarogan Sepu....
- Keris Sinom Mataram Amangkurat....
- Keris Tilam Upih Pamor Melati Tumpuk....
- Keris Tilam Sari Majapahit....
- Keris Pasopati Damar Murub Urubing Dilah....
- Keris Naga Sapta Luk 7 Pamor Keleng....
- Keris Tilam Upih Tangguh Madiun....
- Keris Jalak Ngore Pamor Wos Wutah....
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
Rp 7.200.000| Kode | TAG142 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris, Kontemporer |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kyai Bagong Astrajingga |
| Pamor | : Lar Gangsir |
| Tangguh | : Kamardikan Kontemporer |
| Warangka | : Branggah Yogyakarta, Kayu Timoho |
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
Keris ini bukan termasuk Pusaka sepuh, ia adalah Pusaka Kamardikan dengan gaya kontemporer. Kami pesan khusus kepada salah seorang Empu dengan ornamen yang berupa sosok Bagong.
Bagong adalah tokoh punakawan dalam cerita pewayangan. Ia melambangkan kritik sosial dan kecerdasan yang dibalut kepolosan. Ornamen Bagong pada keris mengajarkan bahwa kebenaran kadang datang dari yang sederhana dan bahwa kesederhanaan bisa menjadi alat pembuka kesadaran yang lebih tinggi.
Keris ini sengaja kami buat bukan tanpa sebab, ia merupakan salah satu penghubung rasa bagi kami kepada salah seorang Dalang kondang yang sangat iconik dengan tokoh bagong.
Ia adalah Almarhum Ki Seno Nugroho. Tepat saat kepergian beliau keris ini kami pesan. Meskipun Ki Seno telah tiada, lewat pusaka ini kami mengabadikan nilai-nilai dharma yang telah ia tanamkan kepada seluruh masyarakat pewayangan. Dan melalui keris ini pula Ki Seno akan tetap hidup dalam nilai serta dalam hati para pecintanya.
Begitulah Keris menjadi Pusaka, bukan hanya soal sepuh, dan hiasan emas yang menjadikannya bernilai, tetapi juga simbol, historis serta nilai yang sudah disematkan di dalamnya.
TAG142
Keris Kyai Bagong Astrajingga Kamardikan Kontemporer
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 2.444 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 5.000.000Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Sambada Luk 3 Pamor Ron Genduru “Ora saben pusaka kudu muni, nanging yen wis tumarima, atimu bakal krasa gumrenggah.” Sebuah ungkapan sederhana yang mengandung kedalaman rasa. Ada pusaka-pusaka yang tidak perlu bersuara, namun kehadirannya saja sudah mampu menggetarkan batin. Begitu pula pusaka ini—tidak hanya mencolok secara visual, tetapi juga memancarkan wibawa yang halus sekaligus… selengkapnya
Rp 13.000.000Keris Jangkung Mataram HB Sepuh Pusaka luk tiga ini menghadirkan perbincangan menarik, khususnya pada aspek identifikasi dhapurnya. Bila dicermati dari ricikan yang tampak—gandik lugas, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan greneng—pusaka ini memang sempat membuka ruang perdebatan antara dhapur Jangkung dan Tebu Saoyotan. Dalam buku keris salinan Keraton Surakarta, dhapur Tebu Saoyotan terlihat cukup mendekati, sebab… selengkapnya
Rp 6.000.000Keris Sengkelat Tangguh Blambangan Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan… selengkapnya
Rp 13.000.000Dhapur Pulanggeni Pulanggeni merupakan salah satu bentuk dhapur keris luk lima yang cukup populer di dunia perkerisan di Pulau Jawa. Pulang Geni bermakna ratus, hio atau dupa atau juga kemenyan (keharuman yang bersifat religius), memberikan makna bahwa dalam kehidupan banyaklah berbuat kebaikan agar jati diri menebar harum dan selalu dikenang walau hayat sudah tidak dikandung… selengkapnya
Rp 2.500.000Dhapur Jalak Ngore Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang… selengkapnya
Rp 3.500.000Dhapur Sura Luk 9 Keris di belahan Nusantara ini secara umum memang memiliki dasar aspek yang sama. Namun pada beberapa daerah tertentu memiliki gaya atau style yang khas dan berbeda-beda. Salah satunya adalah keris dengan tangguh Bugis ini. Secara bentuk dasar ia tetap memenuhi aspek keris yang sama, namun secara khusus ia memiliki karakteristik yang… selengkapnya
Rp 3.500.000


















Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.