● online
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Wos Wutah Sepuh
- Keris Balebang Luk 7 Bali Sepuh
- Keris Singo Barong Luk 11 Kinatah Emas
- Keris Kidang Soka Luk 11 Pamor Banyu Mili
- Keris Murma Malela Mataram Amangkurat
- Keris Udan Mas Tangguh Tuban Sepuh
- Keris Carubuk Luk 7 Pamor Wos Wutah
- Keris Brojol Gonjo Iras Pamor Wengkon
Kaos Ndudut Ati Edisi I – Keris dan Wayang
| Stok | Habis |
| Kategori | Merchandise |
Kaos Ndudut Ati Edisi I – Keris dan Wayang
| Nama | : Ndudut Ati Edisi I |
| Kode Produk | : MERC-001 |
| Warna | : Hitam |
| Bahan | : Catton Combad 30s Premium |
| Sablon | : DTF (Direct to Film) |
| Harga Size M, L, XL | : Rp. 100.000 |
| Harga Size XXL | : Rp. 110.000 |
| Harga Size XXXL | : Rp. 120.000 |
Palugada444 – Warisan Budaya dalam Gaya Modern
Perpaduan kekuatan tradisi dan gaya modern hadir dalam desain eksklusif kaos dari palugada444. Kaos ini menampilkan perpaduan antara dua simbol besar Nusantara: keris dan wayang. Keris, yang dikenal sebagai pusaka agung, melambangkan ketajaman pikiran, keberanian, dan spiritualitas yang mendalam. Sementara wayang, sebagai warisan seni pertunjukan yang kaya dengan filosofi hidup, mencerminkan perjalanan manusia dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Bahan Premium, Kenyamanan Maksimal
Kaos ini terbuat dari bahan cotton combed 30s premium yang terkenal karena kelembutannya, memberikan kenyamanan luar biasa saat dikenakan. Serat kainnya halus, ringan, dan menyerap keringat, menjadikan kaos ini pilihan sempurna untuk aktivitas sehari-hari maupun acara spesial.
Teknologi Sablon Mutakhir
Dengan menggunakan teknik DTF (Direct to Film) premium, setiap detail desain keris dan wayang dicetak dengan presisi tinggi, menghasilkan warna yang tajam dan tahan lama. Sablon ini dirancang untuk tetap awet meskipun sering dicuci, sehingga kaos ini bukan hanya terlihat indah, tetapi juga tahan terhadap waktu.
Desain yang Berbicara
Kaos ini lebih dari sekadar pakaian—ini adalah pernyataan. Melalui perpaduan keris dan wayang, kami mengajak Anda untuk merangkul warisan budaya yang kaya, sekaligus tampil dengan gaya yang modern dan penuh makna. Cocok untuk mereka yang bangga dengan akar budaya Nusantara, namun tetap ingin tampil stylish dalam keseharian.
Palugada444 – Gaya, Makna, dan Kualitas
Kaos dengan perpaduan keris dan wayang ini adalah bukti bahwa warisan budaya bisa hidup dalam setiap langkah dan gerakan Anda. Bergabunglah dengan kami dalam melestarikan nilai-nilai luhur sembari tetap tampil fashionable.
Kaos Ndudut Ati Edisi I – Keris dan Wayang
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 745 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Jangkung Mataram HB Sepuh Pusaka luk tiga ini menghadirkan perbincangan menarik, khususnya pada aspek identifikasi dhapurnya. Bila dicermati dari ricikan yang tampak—gandik lugas, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan greneng—pusaka ini memang sempat membuka ruang perdebatan antara dhapur Jangkung dan Tebu Saoyotan. Dalam buku keris salinan Keraton Surakarta, dhapur Tebu Saoyotan terlihat cukup mendekati, sebab… selengkapnya
Rp 6.000.000Dhapur Tilam Upih TILAM UPIH, dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Singa Barong Luk 11 Kinatah Emas Keris Singo Barong memiliki ciri khas yaitu gandhiknya diukir hiasan singa dengan kelamin yang tegang sebagai simbol kejantanan. Motif singa pada gandhik Keris Singo Barong tampak mirip dengan kilin, yaitu arca binatang mitologi penunggu gerbang dalam budaya China yang banyak terdapat di klenteng. Artinya, hal itu menunjukkan adanya… selengkapnya
Rp 55.000.000Keris Tilam Sari Pamor Sumur Sineba Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka,… selengkapnya
Rp 4.000.000Dhapur Tilam Upih Dalam adat Jawa, terdapat tiga peristiwa penting dalam kehidupan manusia, yaitu Metu, Manten, dan Mati—atau kelahiran, perkawinan, dan kematian. Peristiwa perkawinan memiliki tradisi khusus berupa keris Kancing Gelung, di mana pada masa lampau, orang tua pihak mempelai perempuan memiliki kewajiban utama memberikan keris pusaka kepada mempelai pria sebagai Kancing Gelung. Jika pihak… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Mangkurat Pamor Pedaringan Kebak Dhapur Mangkurat pada sebuah keris merupakan simbol sosok pemimpin yang memikul amanah besar. Kata Mangkurat atau Amangkurat secara harfiah berasal dari “amangku” (memangku atau mengemban) dan “rat” (bumi atau negara), sehingga berarti pemangku negara, pengemban bumi, atau pihak yang menanggung tanggung jawab terhadap kehidupan banyak orang. Filosofi ini menggambarkan seorang… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Sinom Robyong Pamor Tumpal Keli Keris Sinom Robyong adalah salah satu pusaka yang sarat makna, terutama dalam kaitannya dengan harapan, pertumbuhan, dan keseimbangan hidup. Nama sinom berasal dari kata “enom” atau “muda,” yang melambangkan semangat baru, kesegaran, dan permulaan yang dipenuhi harapan. Sementara itu, robyong berarti “berkembang,” “menyebar,” atau “memenuhi ruang,” layaknya tunas muda… selengkapnya
Rp 6.000.000Keris Paksi Naga Liman Kinatah Emas Secara prejengan-nya, pusaka ini tampil dengan kemegahan yang sulit diabaikan. Indah, anggun, dan seolah memancarkan kesempurnaan dari setiap sisinya. Mulai dari material besi dan pamornya yang luar biasa, pasikutannya yang gagah, hingga ornamen tinatah emas yang menegaskan kewibawaannya. Motif pamor Uler Lulut yang menjalar di sepanjang bilah tampak hidup… selengkapnya
Rp 100.000.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.