● online
Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Udan Mas
Rp 40.000.000| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Keris, Sengkelat |
| Jenis | : Keris Luk 13 |
| Dhapur | : Sengkelat |
| Pamor | : Udan Mas |
| Tangguh | : Tundung Madiun |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Cendana Wangi Iras |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bleweh, Cukitan, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Selut Njeruk Keprok Seling Mirah, Bahan Tembaga |
Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Udan Mas
Dhapur Sengkelat (Luk 13)
Dhapur Sengkelat merupakan salah satu bentuk keris yang paling terkenal di Nusantara. Namanya sering muncul dalam berbagai babad, cerita rakyat, dan tradisi lisan yang diwariskan turun-temurun.
Sengkelat sering dikaitkan dengan Kiai Sengkelat, pusaka Majapahit yang konon hilang setelah dibawa Adipati Blambangan. Dalam berbagai kisah, Sengkelat menjadi simbol keberanian dan suara rakyat yang mampu mengalahkan kekuatan besar.
Ada pula cerita yang menghubungkan Sengkelat dengan Sunan Kalijaga dan Empu Supa. Konon, Sunan Kalijaga memesan sebilah keris berluk tiga belas yang kemudian dikenal sebagai Sengkelat dan menjadi salah satu pusaka penting di kalangan raja-raja Jawa.
Terlepas dari berbagai kisah tersebut, Dhapur Sengkelat tetap menjadi salah satu dhapur yang paling diminati karena keindahan bentuk, nilai sejarah, dan filosofi yang terkandung di dalamnya.
Dari sisi ricikan, Sengkelat memiliki luk 13 dengan perlengkapan yang lengkap, seperti sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng. Kelengkapan ini menunjukkan tingginya keterampilan para empu dalam membuat keris.
Pamor Udan Mas
Pamor Udan Mas merupakan salah satu pamor yang paling populer di dunia perkerisan. Sejak dahulu, pamor ini dipercaya melambangkan kemakmuran, kelimpahan rezeki, dan keberuntungan.
Bentuknya berupa bulatan-bulatan kecil yang tersusun berkelompok, menyerupai tetesan hujan. Pola ini umumnya membentuk susunan lima-lima sehingga mudah dikenali.
Angka lima dalam Udan Mas sering dimaknai sebagai lambang keseimbangan dan keselarasan hidup, sebagaimana banyak dijumpai dalam berbagai konsep budaya Nusantara.
Udan Mas termasuk pamor rekan, yaitu pamor yang memang dirancang sejak awal oleh sang empu. Polanya dapat dibuat saat bilah masih panas maupun ketika mulai dingin, sehingga menghasilkan karakter yang berbeda.
Keistimewaan keris ini adalah penggunaan kedua teknik tersebut dalam satu bilah. Satu sisi tampak lebih ekspresif, sedangkan sisi lainnya lebih rapi dan teratur. Hal ini menunjukkan kemampuan teknis empu yang sangat baik.
Secara filosofis, Pamor Udan Mas mengingatkan bahwa rezeki bukan hanya tentang banyaknya harta, tetapi juga tentang keberkahan, kecukupan, dan kemampuan mengelolanya dengan bijaksana.
Tangguh Tundung Madiun
Tangguh Tundung Madiun merupakan salah satu kelompok keris yang cukup dikenal di kalangan pecinta keris. Keris-keris ini umumnya memiliki kualitas garap yang lebih baik dibandingkan keris Madiun pada umumnya, dengan perpaduan ciri khas Madiun dan pengaruh gaya Mataram.
Pada keris ini, besi dan pamornya menunjukkan karakter Madiun yang padat, matang, dan berkesan halus. Salah satu cirinya adalah bentuk sekar kacang yang mangan gandhik, yang menjadi khas keris Madiun.
Selain itu, keris ini juga memperlihatkan sentuhan Mataram pada bentuk greneng, gonjo, dan proporsi bilah yang lebih luwes. Perpaduan kedua gaya tersebut menghasilkan bentuk yang indah dan seimbang.
Karena itulah keris ini dikenal sebagai Tangguh Tundung Madiun, yaitu keris yang lahir dari perpaduan tradisi tempa Madiun dan estetika Mataram.
Dalam tradisi lisan, istilah Tundung Madiun juga sering dikaitkan dengan Empu Tundung, seorang empu yang dipercaya berperan dalam perkembangan perkerisan di wilayah Madiun. Terlepas dari berbagai versi sejarahnya, tangguh ini menunjukkan bahwa perkembangan keris Nusantara lahir dari pertemuan berbagai tradisi dan keahlian para empu.
Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Udan Mas
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 31 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Tilam Sari Pamor Sumur Sineba Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka,… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Brojol Pamor Brahma Watu Dhapur Brojol merupakan dhapur keris lurus yang menonjolkan kesederhanaan bentuk dan keteguhan makna. Tanpa luk dan tanpa ornamen berlebihan, Brojol melambangkan kelugasan, kejujuran niat, serta kesiapan menapaki laku hidup dengan sikap mantap dan terbuka. Pamor Brahma Watu tampil dengan motif gumpalan atau lingkaran menyerupai batu yang tersusun berurutan dari pangkal… selengkapnya
Rp 4.000.000Dhapur Sengkelat Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan kruwingan. Membicarakan… selengkapnya
Rp 35.000.000Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya
Rp 2.900.000Keris Kelap Lintah Pamor Singkir Dhapur Kelap Lintah merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal dengan sosok bilahnya yang ramping, luwes, dan berkesan hidup. Nama kelap dan lintah sendiri mengandung makna kelincahan serta daya lekat—melambangkan kemampuan beradaptasi, ketahanan dalam menghadapi tekanan, dan kecerdikan dalam menyiasati keadaan. Dhapur ini kerap dimaknai sebagai pusaka yang bekerja… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Naga Penganten Kinatah Emas Naga Penganten secara harfiah berarti sepasang pengantin naga. Naga kembar pada sor-soran ibarat pasangan mempelai pria dan wanita. Di Indonesia, salah satu daerah yang punya prosesi pernikahan panjang adalah Jawa. Pengantin dalam pandangan orang Jawa adalah Raja dan Ratu sehari. Kelengkapann busana raja pada motif naga pengantin dapat diintrepetasikan bahwa… selengkapnya
Rp 50.000.000Nagasasra Dhapur Keris Legendaris Dari sekian banyak dhapur yang dikenal dalam dunia perkerisan, Nagasasra menempati posisi istimewa. Namanya melegenda—dikenal bukan hanya di kalangan pecinta tosan aji, tetapi juga oleh masyarakat luas yang mungkin tidak begitu akrab dengan dunia pusaka. Setiap kali nama-nama besar keris disebut, Nagasasra hampir selalu menjadi bagian dari pembicaraan. Salah satu penyebab… selengkapnya
Rp 120.000.000Keris Mesem Pamor Wengkon Isen Dhapur Mesem sering kali dianggap serupa dengan Sempaner dan Tumenggung karena ketiganya memiliki bentuk lurus, sama-sama memakai sekar kacang, dan tidak menggunakan sogokan. Namun, bila dicermati lebih dalam, terdapat perbedaan halus di antara mereka. Dhapur Sempaner memiliki sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, tikel alis, pejetan, dan ripandan. Sedangkan Tumenggung… selengkapnya
Rp 4.500.000




























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.