● online
- Keris Sinom Kinatah Emas Mataram Amangkurat
- Keris Brojol Tangguh Madura Empu Koso
- Keris Sinom Robyong Pamor Tumpal Keli
- Keris Pasopati Kinatah Emas Panji Wilis Mataram Se
- Keris Sempana Pamor Adeg Singkir
- Keris Sengkelat Pamor Wengkon
- Keris Brojol Pamor Melati Sinebar
- Keris Sepokal Luk 7 Mataram Amangkurat
Keris Kalamisani Pamor Wiji Timun
Rp 3.000.000| Kode | P227 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Kalamisani, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kalamisani |
| Pamor | : Wiji Timun |
| Tangguh | : Mataram |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Trembalo |
| Pendok | : Blewah, Bahan Mamas |
| Mendak | : Bahan Kuningan |
Keris Kalamisani Pamor Wiji Timun
Dhapur Kalamisani
Kalamisani merupakan dhapur keris lurus yang memiliki ricikan antara lain; sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng.
Filosofi keris pusaka kalamisani ini diartikan sebagai keadaan seorang manusia semenjak masih di alam ruh. Di alam ruh dia umpama sebagai cahaya kebiruan yang sangat jernih, suci serta bening. Ketika lahir kedunia hawa nafsu akan menyenangi pesona dunia yang akan menjadi racun yang menyebar dikehidupannya namun dibalik hal tersebut dia memiliki kekuatan yang selalu mengingatkan pada asal mula dan jati dirinya. Keris pusaka kalamisani ini melambangkan kehidupan yang lurus dan kuat.
Pamor Wiji Timun / Miji Timun
Memandang keris ini pertama akan tertuju pada pamor Miji Timun yang begitu indah. Wiji Timun atau Miji Timun, salah satu motif pamor yang bentuknya serupa deretan biji ketimun, letaknya di tengah bilah keris dari pangkal sampai ujung. Ditinjau dari segi teknik pembuatannya tergolong pamor mlumah dan pamo rekan. Bagi yang percaya, pamor ini memiliki tuah dapat membuat pemiliknya memiliki wibawa dan ketenaran dalam lingkungan masyarakat.
P227
Keris Kalamisani Pamor Wiji Timun
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.932 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Panimbal Dhapur Panimbal merupakan salah satu bentuk keris luk sembilan yang memiliki ciri khas fisik yang mudah dikenali. Bilahnya berukuran sedang dengan pemukaan memakai ada-ada, sehingga tampilannya tampak nggigir lembu. Ricikan yang menyertai di antaranya kembang kacang, lambe gajah, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, serta greneng. Dhapur ini termasuk populer dan banyak dijumpai, terutama pada… selengkapnya
Rp 3.000.000Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya
Rp 2.900.000Keris Sengkelat Luk 13 Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan… selengkapnya
Rp 7.000.000Keris Naga Penganten Kinatah Emas Naga Penganten secara harfiah berarti sepasang pengantin naga. Naga kembar pada sor-soran ibarat pasangan mempelai pria dan wanita. Di Indonesia, salah satu daerah yang punya prosesi pernikahan panjang adalah Jawa. Pengantin dalam pandangan orang Jawa adalah Raja dan Ratu sehari. Kelengkapann busana raja pada motif naga pengantin dapat diintrepetasikan bahwa… selengkapnya
Rp 50.000.000Dhapur Keris Tilam Upih Menurut kitab sejarah Narendra Ing Tanah Jawi (1928) dhapur Tilam Upih (diberi nama Jaka Piturun) dibuat bebarengan dengan dhapur Balebang (diberi nama Pamunah) pada tahun 261 Saka pada era pemerintahan Nata Prabu Dewa Budhawaka. Dhapur Tilam Upih merupakan dhapur yang paling populer di seluruh wilayah Nusantara dan relatif bisa dijumpai pada… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Waluring Luk 15 Kalawijan Pusaka ini hadir dengan busana Gayaman gagrak Surakarta yang dibuat dari kayu trembalo Aceh lawasan. Meski berusia tua, kondisinya masih sangat terjaga. Serat trembalo tampak tegas, nginden, dan memberi kesan estetis yang kuat pada keseluruhan wadag pusaka. Gaya busananya semakin lengkap dengan pendok mamas model blewah Surakarta yang menjadi penutup… selengkapnya
Rp 10.000.000Keris Putut Tangguh Tuban Sepuh Putut adalah salah satu dhapur keris lurus. Panjang bilahnya beragam, ada yang normal ada yang pendek. Selain itu, permukaan bilah keris dhapur Putut juga lebar dan rata. Gandik-nya diukir dengan bentuk orang duduk, atau seperti monyet duduk, tanpa ricikan lainnya. Seandainya ada ricikan hanyalah ri pandan atau thingil. Kata ‘Putut’… selengkapnya
Rp 2.000.000
























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.