● online
Tongkat Komando Isi Tombak Biring Jaler
Rp 2.000.000| Kode | TAG253 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Biring Jaler, Tombak |
| Jenis | : Tombak Lurus |
| Dhapur | : Biring Jaler |
| Pamor | : Wos Wutah |
| Tangguh | : Mataram |
| Warangka | : Tongkat Komando, Bahan Kayu Sono Keling |
Tongkat Komando Isi Tombak Biring Jaler
Tongkat Komando Isi Tombak Biring Jaler
Biring Jaler tersusun dari dua unsur kata yang sarat makna simbolik.
Kata “biring” dalam khazanah Jawa merujuk pada garis, deret, atau alur yang lurus dan tegas—sering pula dipahami sebagai penunjuk arah, penegasan batas, atau tanda yang jelas tanpa keraguan. Dalam konteks senjata pusaka, biring melambangkan ketepatan, fokus, dan konsistensi laku: bergerak lurus menuju tujuan, tidak menyimpang oleh godaan atau kebimbangan.
Sementara itu, kata “jaler” berarti laki-laki, namun dalam filsafat Jawa tidak sekadar menunjuk jenis kelamin. Jaler melambangkan prinsip maskulinitas spiritual: keberanian, keteguhan pendirian, tanggung jawab, dan daya lindung. Ia adalah simbol watak ksatria—tegas dalam sikap, kokoh dalam prinsip, serta siap memikul konsekuensi dari setiap keputusan.
Dengan demikian, Tombak Biring Jaler dapat dimaknai sebagai pusaka yang melambangkan ketegasan arah dan keteguhan watak ksatria. Ia bukan sekadar alat tikam, melainkan simbol laku kepemimpinan: lurus dalam tujuan, berani dalam bertindak, dan bertanggung jawab dalam menjaga amanah. Filosofi ini sejalan dengan fungsi tombak dalam tradisi Jawa—bukan hanya sebagai senjata perang, tetapi sebagai perlambang penjaga tatanan, pengawal kebenaran, dan peneguh kewibawaan pemiliknya.
Biring Jaler, dengan demikian, bukan pusaka untuk menunjukkan agresi, melainkan pusaka penuntun laku: tegas tanpa kasar, berani tanpa angkara, kuat tanpa kehilangan kebijaksanaan.
Tongkat Komando Isi Tombak Biring Jaler
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.220 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Tombak Korowelang Dhapur Karawelang berakar kuat dalam kisah pewayangan, yakni sebagai pusaka milik Prabu Pandu Dewanata yang kemudian diwariskan kepada Puntadewa, sulung Pandhawa. Tombak ini lahir dari kisah agung “Semar Mbangun Kahyangan”, sebuah alegori spiritual tentang pembangunan jiwa kesatriya, bukan sekadar pembangunan alam dewa. Terciptanya Tombak Karawelang berasal dari jasad Arya Karawelang, salah satu… selengkapnya
Rp 1.500.000Tombak Seken Biring Jaler Sepuh Dhapur tombak Biring Jaler, yang juga dikenal sebagai Biring Lanang, memiliki nama asli Biring Ing Palanangan. Secara etimologis, istilah ini tersusun dari kata biri yang berarti kebiri, ing yang berarti untuk atau pada, serta palanangan yang berarti kemaluan laki-laki. Jika disatukan, maknanya menjadi “tombak sebagai senjata untuk mengebiri kemaluan laki-laki.”… selengkapnya
Rp 850.000Tombak Biring Jaler Sepuh Nama lainnya dalah Biring Lanang dimana dhapur tombak ini mempunyai arti atau konotasi yang sadis. Nama sesungguhnya adalah Biring ing Palanangan, dari asal kata biri artinya kebiri (dikebiri), ing artinya untuk atau pada, sedangkan palanangan berarti kemaluan laki-laki. Jadi artinya adalah tombak sebagai senjata untuk mengebiri kemaluan laki-laki. Orang barangkali tidak… selengkapnya
Rp 950.000






Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.