● online
- Keris Sabuk Inten Mataram Pamor Pedaringan Kebak
- Tombak Korowelang Mataram Senopaten
- Keris Naga Bongkokan Kinatah Emas
- Keris Tilam Sari Pamor Beras Wutah
- Keris Sengkelat Pamor Pedaringan Kebak
- Keris Naga Sapta Kinatah Emas Sepuh
- Keris Brojol Pamor Jung Isi Dunyo Tuban
- Keris Sempono Bungkem Pamor Slewah
Keris Kebo Lajer Pamor Dwi Warna
Rp 2.500.000| Kode | P269 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Kebo Lajer, Keris |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kebo Lajer |
| Pamor | : Dwi Warna (Kul Buntet + Kulit Semangka) |
| Tangguh | : Madiun |
| Warangka | : Sandang Walikat, Bahan Kayu Trembalo Iras |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Sono Keling |
| Pendok | : Blewah, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Kendhit, Bahan Kuningan |
Keris Kebo Lajer Pamor Dwi Warna
P269
Keris Kebo Lajer Pamor Dwi Warna
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 19 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Mesem Pamor Segoro Muncar Amangkurat Dhapur Mesem sering kali dianggap serupa dengan Sempaner dan Tumenggung karena ketiganya memiliki bentuk lurus, sama-sama memakai sekar kacang, dan tidak menggunakan sogokan. Namun, bila dicermati lebih dalam, terdapat perbedaan halus di antara mereka. Dhapur Sempaner memiliki sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, tikel alis, pejetan, dan ripandan. Sedangkan… selengkapnya
Rp 4.600.000Dhapur Keris Tilam Upih Menurut kitab sejarah Narendra Ing Tanah Jawi (1928) dhapur Tilam Upih (diberi nama Jaka Piturun) dibuat bebarengan dengan dhapur Balebang (diberi nama Pamunah) pada tahun 261 Saka pada era pemerintahan Nata Prabu Dewa Budhawaka. Dhapur Tilam Upih merupakan dhapur yang paling populer di seluruh wilayah Nusantara dan relatif bisa dijumpai pada… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Gumbeng Tangguh Tuban Sepuh Gumbeng adalah salah satu dapur Keris yang sangat sederhana. Memiliki ricikan seperti Kebo Lajer, tetapi bilahnya lebih lebar. Gandik panjang dan umumnya berasal dari tangguh sepuh seperti era Pajajaran atau Tuban. Istilah Gumbeng, selain untuk menyebut dapur Keris, juga merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional masyarakat Jogjakarta, terutama di wilayah… selengkapnya
Rp 4.500.000Dhapur Sabuk Inten Secara ricikan, Sabuk Inten tergolong dhapur dengan kelengkapan tinggi dan garap matang. Bilahnya berluk sebelas, dilengkapi kembang kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap depan-belakang, sraweyan, serta greneng atau eri pandan. Keseluruhan ricikan ini membentuk karakter pusaka yang tegas namun berwibawa—mewakili keseimbangan antara kekuatan lahir dan ketajaman batin. Makna nama Sabuk… selengkapnya
Rp 5.000.000Dhapur Brojol Secara dhapur, pusaka ini tampak sederhana. Ia berdhapur Brojol — bilahnya lurus, polos, tanpa banyak ricikan. Hanya terdapat pejetan sederhana dengan gandhik yang lugas, tanpa hiasan sekar kacang, ganan, atau ornamen lainnya. Namun justru di situlah letak kejujurannya. Ia tampil apa adanya, tegas, lugas, dan jernih dalam makna. Dhapur Brojol memang termasuk salah… selengkapnya
Rp 5.000.000Dhapur Carubuk Luk 7 Keris Carubuk adalah salah satu dhapur luk 7 yang cukup populer dan memiliki kisah yang sangat menarik di balik kehadirannya. Menurut cerita rakyat, pusaka ini diyakini sebagai salah satu peninggalan Sunan Kalijaga, hasil karya Empu Supa Anom, sang pandai besi legendaris yang hidup sezaman dengan para wali. Konon, awalnya Sunan Kalijaga… selengkapnya
Rp 7.777.000Dhapur Kalamisani Kalamisani merupakan dhapur keris lurus yang memiliki ricikan antara lain; sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng. Filosofi keris pusaka kalamisani ini diartikan sebagai keadaan seorang manusia semenjak masih di alam ruh. Di alam ruh dia umpama sebagai cahaya kebiruan yang sangat jernih, suci serta bening. Ketika… selengkapnya
Rp 3.000.000
























Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.