● online
Keris Karacan Luk 11 Kinatah Emas
Rp 45.000.000| Kode | P030 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Karacan, Keris |
| Jenis | : Keris Luk 11 |
| Dhapur | : Karacan |
| Pamor | : Wengkon |
| Tangguh | : PB XI (Pakubuwana ke-11) |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Jati |
Keris Karacan Luk 11 Kinatah Emas
Keris Karacan Luk 11 Kinatah Emas
Nama “Karacan” berakar dari kata karacan atau karacaning, yang dalam tradisi Jawa sering dimaknai sebagai sesuatu yang memiliki nilai kehalusan, kecerdasan dalam bersikap, serta kemampuan melihat keadaan dengan lebih hati-hati. Pada masa lalu, keris dengan dhapur ini banyak dikaitkan dengan sosok yang memiliki perangai tenang, tidak gegabah, serta memiliki kemampuan mengatur situasi tanpa banyak bicara. Bentuknya yang sederhana namun rapi menggambarkan sikap batin yang tertata, tidak liar, tidak meledak-ledak, tetapi kuat dalam prinsip.
Secara filosofis, Karacan memberi gambaran tentang seseorang yang sampurna ing tata laku—yaitu mampu menata tindakannya sesuai keadaan. Karacan mengajarkan bahwa keutamaan tidak selalu tampak dalam hal yang besar atau mencolok, tetapi justru dalam kecerdasan menangkap momentum, kepekaan, serta keluwesan dalam mengambil keputusan yang tepat. Filosofi keris ini sering dikaitkan dengan manusia yang matang secara batin: tahu kapan harus bergerak, kapan harus diam, kapan harus memberi respons, dan kapan harus melepas. Ia menjadi simbol pengendalian diri dan kejernihan pandangan.
Selain itu, Karacan memuat ajaran bahwa ketajaman bukan sekadar dalam bilah, tetapi dalam cara berpikir dan memahami persoalan. Ia mengingatkan bahwa ketelitian dan kepekaan jauh lebih bernilai daripada tindakan yang terburu-buru. Karena itu, bagi pemiliknya, keris Karacan diyakini memberi penguatan terhadap kecerdasan intuisi, ketepatan membaca peluang, serta kemampuan menjalankan tugas tanpa kehilangan etika. Pada akhirnya, dhapur Karacan adalah simbol keseimbangan antara kecerdikan, ketenangan, dan kehati-hatian dalam menjalani kehidupan—bahwa langkah kecil yang tepat sering lebih menentukan daripada aksi besar yang tidak terarah.
P030
Keris Karacan Luk 11 Kinatah Emas
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 766 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Sempaner SEMPANA BENER, ada yang menyebutnya dengan nama sempaner, adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan biasanya permukaan bilahnya nglimpa. Sempaner mempunyai ricikan sebagai berikut; kembang kacang, jalen, lambe gajah, tikel alis dan ri pandan. Menurut mitos atau dongeng Dhapur Sempaner dibabar oleh Mpu Ciptagati pada masa pemerintahan Nata… selengkapnya
Rp 5.000.000Dhapur Keris Parungsari Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua (2) lambe gajah,… selengkapnya
Rp 5.000.000Condong Campur adalah salah satu keris pusaka milik Kerajaan Majapahit yang banyak disebut dalam legenda dan folklor. Keris ini dikenal dengan nama Kanjeng Kyai Condong Campur. Keris ini merupakan salah satu dapur keris lurus. Panjang bilahnya sedang dengan kembang kacang, satu lambe gajah, satu sogokan di depan dan ukuran panjangnya sampai ujung bilah, sogokan belakang… selengkapnya
Rp 2.000.000Dhapur Tilam Upih TILAM UPIH, dalam terminologi Jawa bermakna tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk tidur, diistilahkan untuk menunjukkan ketenteraman keluarga atau rumah tangga. Oleh karena itu, banyak sekali pusaka keluarga yang diberikan secara turun-temurun dalam dapur Tilam Upih. Ini menunjukkan adanya harapan dari para sesepuh keluarga agar anak-cucunya nanti bisa memperoleh ketenteraman dan… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Sengkelat Luk 13 Sengkelat, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk tiga belas. Ukuran panjang bilahnya sedang, dan memakai ada-ada, sehingga permukaannya nggigir sapi. Sengkelat memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot dan ada yang tidak; lambe gajah-nya hanya satu. Selain itu ricikan lainnya adalah sogokan rangkap ukuran normal, sraweyan, ri pandan, greneng, dan… selengkapnya
Rp 7.000.000Keris Sinom Robyong Pamor Tumpal Keli Keris Sinom Robyong adalah salah satu pusaka yang sarat makna, terutama dalam kaitannya dengan harapan, pertumbuhan, dan keseimbangan hidup. Nama sinom berasal dari kata “enom” atau “muda,” yang melambangkan semangat baru, kesegaran, dan permulaan yang dipenuhi harapan. Sementara itu, robyong berarti “berkembang,” “menyebar,” atau “memenuhi ruang,” layaknya tunas muda… selengkapnya
Rp 6.000.000Keris Dholog Tangguh Mataram Senopaten Dholog adalah salah satu bentuk dhapur keris luk lima. Ukuran panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis dan sraweyan. Ricikan lainnya tidak ada. “Jati nom arane dholog” Dholog berasal dari bahasa sansekerta yang artinya pohon jati muda. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada… selengkapnya
Rp 4.222.000Dhapur Tilam Sari Menurut cerita pitutur lisan, salah satu wali-sanga, yaitu Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka, disaat prihatin dan… selengkapnya
Rp 45.000.000





Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.